Cerita Pedagang Takjil di Pasar Ramadan Loktuan: Ramai Pembeli, Untung Tipis

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Seputar Kaltim

    20 Februari 2026 01:27 WIB

    Salah satu pedagan takjil di pasar ramadan Kelurahan Loktuan Kecamatan Bontang Utara. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Ramainya pembeli di Pasar Ramadan Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang tidak selalu berbanding lurus dengan keuntungan besar bagi para pedagang. 

    Meski omzet harian bisa mencapai ratusan ribu rupiah, keuntungan bersih yang diperoleh pedagang justru terbilang tipis.

    Salah satu pedagang takjil, Alda mengungkapkan pendapatan kotor mencapai sekitar Rp700 ribu pada hari pertama Ramadan. Namun hasil tersebut harus dipotong biaya modal bahan, sewa lapak sebesar Rp20 ribu per hari, serta sistem bagi hasil karena sebagian makanan yang dijual merupakan titipan.

    Ia menjual berbagai jenis takjil seperti gorengan, donat dan pisang cokelat dengan harga mulai Rp2.500 per buah hingga Rp10 ribu per mika. Penjualan dilakukan sejak pukul 16.00 WITA hingga menjelang berbuka puasa atau sampai dagangan habis.

    “Kalau dilihat ramai memang, tapi keuntungan bersihnya tidak terlalu besar,” ujar Alda.

    Pedagang lainnya, Risma juga merasakan hal serupa. Ia memperoleh pendapatan kotor sekitar Rp600 ribu dari penjualan gorengan dan aneka takjil. Setelah dikurangi biaya produksi, keuntungan yang didapat tidak terlalu tinggi.

    “Kebanyakan juga barang titipan jadi bagi hasil, saya yang jual,” kata dia.

    Meski begitu, para pedagang tetap memanfaatkan momentum Ramadan untuk menambah pemasukan harian. Tingginya persaingan serta biaya produksi menjadi tantangan tersendiri bagi pedagang kecil dalam meraih keuntungan selama bulan puasa.

    “Untung bersihnya tidak seberapa, tapi ya lumayan lah untuk mengisi waktu di bulan Ramadan dan cari penghasilan harian,” tutup Risma.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Cerita Pedagang Takjil di Pasar Ramadan Loktuan: Ramai Pembeli, Untung Tipis

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Seputar Kaltim

    20 Februari 2026 01:27 WIB

    Salah satu pedagan takjil di pasar ramadan Kelurahan Loktuan Kecamatan Bontang Utara. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Ramainya pembeli di Pasar Ramadan Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang tidak selalu berbanding lurus dengan keuntungan besar bagi para pedagang. 

    Meski omzet harian bisa mencapai ratusan ribu rupiah, keuntungan bersih yang diperoleh pedagang justru terbilang tipis.

    Salah satu pedagang takjil, Alda mengungkapkan pendapatan kotor mencapai sekitar Rp700 ribu pada hari pertama Ramadan. Namun hasil tersebut harus dipotong biaya modal bahan, sewa lapak sebesar Rp20 ribu per hari, serta sistem bagi hasil karena sebagian makanan yang dijual merupakan titipan.

    Ia menjual berbagai jenis takjil seperti gorengan, donat dan pisang cokelat dengan harga mulai Rp2.500 per buah hingga Rp10 ribu per mika. Penjualan dilakukan sejak pukul 16.00 WITA hingga menjelang berbuka puasa atau sampai dagangan habis.

    “Kalau dilihat ramai memang, tapi keuntungan bersihnya tidak terlalu besar,” ujar Alda.

    Pedagang lainnya, Risma juga merasakan hal serupa. Ia memperoleh pendapatan kotor sekitar Rp600 ribu dari penjualan gorengan dan aneka takjil. Setelah dikurangi biaya produksi, keuntungan yang didapat tidak terlalu tinggi.

    “Kebanyakan juga barang titipan jadi bagi hasil, saya yang jual,” kata dia.

    Meski begitu, para pedagang tetap memanfaatkan momentum Ramadan untuk menambah pemasukan harian. Tingginya persaingan serta biaya produksi menjadi tantangan tersendiri bagi pedagang kecil dalam meraih keuntungan selama bulan puasa.

    “Untung bersihnya tidak seberapa, tapi ya lumayan lah untuk mengisi waktu di bulan Ramadan dan cari penghasilan harian,” tutup Risma.

    (Sf/Lo)