Seputar Kaltim

    Cek Kelayakan Kendaraan dan Tes Urin di 2 Terminal Samarinda, Satu Sopir Positif Ganja

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    20 Mei 2024 pukul 14:14 WITA

    Pengecekan kendaraan di Terminal Samarinda Seberang, Senin (20/5/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Polresta Samarinda bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda mengecek sejumlah kendaraan dan tes urin pada sopir yang ada di Terminal Sungai Kunjang dan Terminal Samarinda Seberang, Senin (20/5/2024).

    Kapolrestas Samarinda, Kombespol Ary Fadli menyampaikan hasilnya bahwa para pengemudi dan sopir telah memenuhi standar kesehatan dan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan untuk mengemudikan kendaraan.

    Namun, dari 13 sopir yang menjalankan tes urin terdapat satu sopir yang terindikasi menggunakan narkoba jenis ganja. 

    "Satu tes urin menunjukkan adanya indikasi penggunaan ganja di Terminal Sungai Kunjang. Kasus ini ditangani oleh Polsek Sungai Kunjang dengan total 13 orang yang diperiksa," jelas Ary.


    Ary menegaskan, kegiatan ini sebagai langkah antisipasi dan pencegahan untuk meminimalisasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam perjalanan. 

    Ia berharap seluruh masyarakat pengguna transportasi darat, khusunya bis antar kota dan provinsi bisa mendapatkan jaminan keamanan.

    "Kita mengecek fisik kendaraan juga dengan kelengkapan surat-surat kendaraannya," kata Ary.

    Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Didi Zulyani yang turut serta dalam kegiatan mengatakan bahwa selama kegiatan berlangsung, beberapa kendaraan bus yang dikendarai oleh para sopir di Terminal telah menjalani pemeriksaan. 

    "Beberapa kondisi yang ditemukan termasuk perluasan kondisi ban yang perlu diperbaiki, serta kelengkapan surat-surat seperti KIR (Kendaraan Bermotor) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) yang juga dicek oleh pihak kepolisian," bebe Didi.

    Ia juga mencatat bahwa beberapa sopir tidak membawa dokumen KIR, dan mereka diingatkan untuk selalu membawa perlengkapan tersebut, minimal dalam bentuk fotokopi saat sedang dalam proses perizinan. 

    Selain itu ia mengimbau agar penempelan barcode di kaca bus juga dilakukan untuk dapat memantau kondisi kendaraan dengan lebih baik, terutama terkait dengan validitas KIR.

    "Minimal fotokopi surat-suratnya kalau memang lagi diproses. Dan juga penempelan barcode yg ada di kaca bus, sehingga kita bisa tau kondisi kendaraan kirnya sudah sampai mana," pungkasnya.


    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Cek Kelayakan Kendaraan dan Tes Urin di 2 Terminal Samarinda, Satu Sopir Positif Ganja

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    20 Mei 2024 pukul 14:14 WITA

    Pengecekan kendaraan di Terminal Samarinda Seberang, Senin (20/5/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Polresta Samarinda bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda mengecek sejumlah kendaraan dan tes urin pada sopir yang ada di Terminal Sungai Kunjang dan Terminal Samarinda Seberang, Senin (20/5/2024).

    Kapolrestas Samarinda, Kombespol Ary Fadli menyampaikan hasilnya bahwa para pengemudi dan sopir telah memenuhi standar kesehatan dan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan untuk mengemudikan kendaraan.

    Namun, dari 13 sopir yang menjalankan tes urin terdapat satu sopir yang terindikasi menggunakan narkoba jenis ganja. 

    "Satu tes urin menunjukkan adanya indikasi penggunaan ganja di Terminal Sungai Kunjang. Kasus ini ditangani oleh Polsek Sungai Kunjang dengan total 13 orang yang diperiksa," jelas Ary.


    Ary menegaskan, kegiatan ini sebagai langkah antisipasi dan pencegahan untuk meminimalisasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam perjalanan. 

    Ia berharap seluruh masyarakat pengguna transportasi darat, khusunya bis antar kota dan provinsi bisa mendapatkan jaminan keamanan.

    "Kita mengecek fisik kendaraan juga dengan kelengkapan surat-surat kendaraannya," kata Ary.

    Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Didi Zulyani yang turut serta dalam kegiatan mengatakan bahwa selama kegiatan berlangsung, beberapa kendaraan bus yang dikendarai oleh para sopir di Terminal telah menjalani pemeriksaan. 

    "Beberapa kondisi yang ditemukan termasuk perluasan kondisi ban yang perlu diperbaiki, serta kelengkapan surat-surat seperti KIR (Kendaraan Bermotor) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) yang juga dicek oleh pihak kepolisian," bebe Didi.

    Ia juga mencatat bahwa beberapa sopir tidak membawa dokumen KIR, dan mereka diingatkan untuk selalu membawa perlengkapan tersebut, minimal dalam bentuk fotokopi saat sedang dalam proses perizinan. 

    Selain itu ia mengimbau agar penempelan barcode di kaca bus juga dilakukan untuk dapat memantau kondisi kendaraan dengan lebih baik, terutama terkait dengan validitas KIR.

    "Minimal fotokopi surat-suratnya kalau memang lagi diproses. Dan juga penempelan barcode yg ada di kaca bus, sehingga kita bisa tau kondisi kendaraan kirnya sudah sampai mana," pungkasnya.


    (Sf/Rs)