Cari disini...
Seputar Kaltim
Foto Ilustrasi Serangan Siber (Foto: Freepik)
Tana Paser - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Paser melakukan penghapusan malware secara berkala.
Ini dilakukan guna mengantisipasi serangan malware pada website pemerintahan yang kian marak.
Serangan malware marak terjadi di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bahkan website Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Paser tak luput dari serangan malware tersebut.
Kepala DKISP Paser, Arif Rahman melalui Pranata Ahli Muda Bidang Aplikasi Informatika, Muhammad Syarif Abdillah menjelaskan pada situs pemerintahan serangan malware sering terjadi dan bukan hanya di Paser saja.
"Hal seperti itu biasanya dikenal sebagai serangan malware. Kami sudah melakukan banyak penghapusan pada serangan malware yang menyerang," katanya, Rabu (24/9/2025).
Meskipun telah melakukan banyak penghapusan, tetapi dalam beberapa waktu serangan malware tersebut tetap dapat kembali menyerang.
Kemudian, malware yang menyerang tidak hanya pada website DPRD, tapi juga website OPD di pemerintahan. Akibat serangan itu, beberapa website kecamatan juga di nonaktifkan untuk sementara.
"Banyak OPD yang juga diserang. Bahkan ada beberapa website yang harus kami nonaktifkan untuk sementara waktu," tambahnya.
Ia menjelaskan pihaknya melakukan penghapusan terhadap malware yang menyerang secara manual dan berkala. Namun demikian, pihaknya tetap membutuhkan tambahan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di bidang Tenaga Ahli Cyber Security Enginer.
"Kami dapat melakukan penindakan setelah adanya laporan. Keterbatasan personel yang menangani hal tersebut juga menjadi perhatian dan dibutuhkan tambahan personel secara khusus untuk pengamanan siber," ucapnya.
Selain itu, perkembangan teknologi yang semakin canggih juga menjadi perhatian untuk Pemkab Paser melakukan upgrade sistem dan pemeliharaan secara rutin guna mencegah serangan malware.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Foto Ilustrasi Serangan Siber (Foto: Freepik)
Tana Paser - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Paser melakukan penghapusan malware secara berkala.
Ini dilakukan guna mengantisipasi serangan malware pada website pemerintahan yang kian marak.
Serangan malware marak terjadi di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bahkan website Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Paser tak luput dari serangan malware tersebut.
Kepala DKISP Paser, Arif Rahman melalui Pranata Ahli Muda Bidang Aplikasi Informatika, Muhammad Syarif Abdillah menjelaskan pada situs pemerintahan serangan malware sering terjadi dan bukan hanya di Paser saja.
"Hal seperti itu biasanya dikenal sebagai serangan malware. Kami sudah melakukan banyak penghapusan pada serangan malware yang menyerang," katanya, Rabu (24/9/2025).
Meskipun telah melakukan banyak penghapusan, tetapi dalam beberapa waktu serangan malware tersebut tetap dapat kembali menyerang.
Kemudian, malware yang menyerang tidak hanya pada website DPRD, tapi juga website OPD di pemerintahan. Akibat serangan itu, beberapa website kecamatan juga di nonaktifkan untuk sementara.
"Banyak OPD yang juga diserang. Bahkan ada beberapa website yang harus kami nonaktifkan untuk sementara waktu," tambahnya.
Ia menjelaskan pihaknya melakukan penghapusan terhadap malware yang menyerang secara manual dan berkala. Namun demikian, pihaknya tetap membutuhkan tambahan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di bidang Tenaga Ahli Cyber Security Enginer.
"Kami dapat melakukan penindakan setelah adanya laporan. Keterbatasan personel yang menangani hal tersebut juga menjadi perhatian dan dibutuhkan tambahan personel secara khusus untuk pengamanan siber," ucapnya.
Selain itu, perkembangan teknologi yang semakin canggih juga menjadi perhatian untuk Pemkab Paser melakukan upgrade sistem dan pemeliharaan secara rutin guna mencegah serangan malware.
(Sf/Lo)