Seputar Kaltim

    Cegah Risiko Kanker Serviks, Pemkot Balikpapan Fasilitasi Vaksinasi HPV

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    26 Oktober 2026 pukul 13:03 WITA

    Peringatan HUT ke-55 Korpri tahun 2026 yang mengusung tema 55 Tahun Korpri Bergerak, Berkarya, Wujudkan ASTA CITA. (Foto: Mayasari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menggelar program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan keluarga di lingkungan pemkot.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

    Asisten III Pemkot Balikpapan, Sri Juliarty menyampaikan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Ketua Umum Korpri Pusat dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di kalangan ASN beserta keluarga.

    “Atas nama Pemkot Balikpapan, saya menyampaikan apresiasi kepada Korpri Balikpapan, PT Bio Farma, seluruh tenaga kesehatan dan panitia yang telah bekerja sama dalam menyelenggarakan kegiatan ini,” ucap Dio sapaan akrabnya kepada media, Senin (26/10/2026).

    Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari peringatan HUT ke-55 Korpri tahun 2026 yang mengusung tema 55 Tahun Korpri Bergerak, Berkarya, Wujudkan ASTA CITA.

    Menurutnya, pengabdian Korpri tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas pemerintahan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan ASN beserta keluarganya.

    Dia menegaskan, kesehatan merupakan modal utama bagi ASN untuk menjalankan tugas secara optimal, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Karena itu upaya menjaga kesehatan perlu dilakukan melalui pencegahan, penerapan pola hidup sehat, serta pemanfaatan layanan kesehatan sesuai kebutuhan,” imbuhnya.

    Salah satu persoalan kesehatan yang menjadi perhatian dalam program ini adalah kanker serviks atau kanker leher rahim. Vaksinasi HPV menjadi salah satu langkah pencegahan untuk mengurangi risiko penyakit tersebut, karena vaksin dapat membantu melindungi tubuh dari tipe Human Papillomavirus yang menjadi penyebab utama kanker serviks.

    Meski demikian, ia mengingatkan bahwa vaksinasi bukan satu-satunya upaya pencegahan.

    “Edukasi kesehatan dan pemeriksaan sesuai anjuran tenaga medis, termasuk skrining berdasarkan usia dan rekomendasi tenaga kesehatan, tetap penting dilakukan, termasuk bagi mereka yang telah menerima vaksin,” paparnya.

    Ia juga mengingatkan peserta agar mengikuti edukasi setelah vaksinasi dan menuntaskan seluruh tahapan vaksinasi sesuai jadwal yang ditentukan.

    “Saya mengajak ASN perempuan dan anggota keluarga yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan program ini dengan baik. Silakan berkonsultasi dengan tenaga medis mengenai manfaat, persyaratan, jadwal, serta tahapan vaksinasi yang perlu dijalani,” katanya.

    Asisten III turut meminta seluruh kepala perangkat daerah mendukung sosialisasi program kesehatan tersebut di lingkungan kerja masing-masing. Informasi mengenai persyaratan, jadwal, biaya dan tahapan vaksinasi lanjutan harus disampaikan secara jelas agar dapat dipahami oleh calon peserta.

    Dirinya berharap program ini dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang produktif, sehat dan peduli terhadap kesejahteraan pegawai.

    “ASN yang sehat memiliki peluang lebih baik untuk bekerja secara optimal, menjaga keseimbangan kehidupan, serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” terangnya.

    Selain itu, Dio berharap kerja sama antara Pemkot Balikpapan, Korpri, PT Bio Farma dan tenaga medis dapat terus diperkuat agar semakin banyak program promotif dan preventif di bidang kesehatan yang menjangkau ASN beserta keluarganya.

    Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengimbau anggota Korpri dan jajaran Pemkot Balikpapan untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. 

    “Imbauan ini disampaikan mengingat kondisi Kota Balikpapan yang masih terdampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan,” imbaunya.

    Di akhir sambutannya, Dio secara resmi membuka program vaksinasi HPV bagi ASN dan keluarga di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan tahun 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-55 Korpri.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Cegah Risiko Kanker Serviks, Pemkot Balikpapan Fasilitasi Vaksinasi HPV

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    26 Oktober 2026 pukul 13:03 WITA

    Peringatan HUT ke-55 Korpri tahun 2026 yang mengusung tema 55 Tahun Korpri Bergerak, Berkarya, Wujudkan ASTA CITA. (Foto: Mayasari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menggelar program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan keluarga di lingkungan pemkot.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

    Asisten III Pemkot Balikpapan, Sri Juliarty menyampaikan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Ketua Umum Korpri Pusat dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di kalangan ASN beserta keluarga.

    “Atas nama Pemkot Balikpapan, saya menyampaikan apresiasi kepada Korpri Balikpapan, PT Bio Farma, seluruh tenaga kesehatan dan panitia yang telah bekerja sama dalam menyelenggarakan kegiatan ini,” ucap Dio sapaan akrabnya kepada media, Senin (26/10/2026).

    Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari peringatan HUT ke-55 Korpri tahun 2026 yang mengusung tema 55 Tahun Korpri Bergerak, Berkarya, Wujudkan ASTA CITA.

    Menurutnya, pengabdian Korpri tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas pemerintahan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan ASN beserta keluarganya.

    Dia menegaskan, kesehatan merupakan modal utama bagi ASN untuk menjalankan tugas secara optimal, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Karena itu upaya menjaga kesehatan perlu dilakukan melalui pencegahan, penerapan pola hidup sehat, serta pemanfaatan layanan kesehatan sesuai kebutuhan,” imbuhnya.

    Salah satu persoalan kesehatan yang menjadi perhatian dalam program ini adalah kanker serviks atau kanker leher rahim. Vaksinasi HPV menjadi salah satu langkah pencegahan untuk mengurangi risiko penyakit tersebut, karena vaksin dapat membantu melindungi tubuh dari tipe Human Papillomavirus yang menjadi penyebab utama kanker serviks.

    Meski demikian, ia mengingatkan bahwa vaksinasi bukan satu-satunya upaya pencegahan.

    “Edukasi kesehatan dan pemeriksaan sesuai anjuran tenaga medis, termasuk skrining berdasarkan usia dan rekomendasi tenaga kesehatan, tetap penting dilakukan, termasuk bagi mereka yang telah menerima vaksin,” paparnya.

    Ia juga mengingatkan peserta agar mengikuti edukasi setelah vaksinasi dan menuntaskan seluruh tahapan vaksinasi sesuai jadwal yang ditentukan.

    “Saya mengajak ASN perempuan dan anggota keluarga yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan program ini dengan baik. Silakan berkonsultasi dengan tenaga medis mengenai manfaat, persyaratan, jadwal, serta tahapan vaksinasi yang perlu dijalani,” katanya.

    Asisten III turut meminta seluruh kepala perangkat daerah mendukung sosialisasi program kesehatan tersebut di lingkungan kerja masing-masing. Informasi mengenai persyaratan, jadwal, biaya dan tahapan vaksinasi lanjutan harus disampaikan secara jelas agar dapat dipahami oleh calon peserta.

    Dirinya berharap program ini dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang produktif, sehat dan peduli terhadap kesejahteraan pegawai.

    “ASN yang sehat memiliki peluang lebih baik untuk bekerja secara optimal, menjaga keseimbangan kehidupan, serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” terangnya.

    Selain itu, Dio berharap kerja sama antara Pemkot Balikpapan, Korpri, PT Bio Farma dan tenaga medis dapat terus diperkuat agar semakin banyak program promotif dan preventif di bidang kesehatan yang menjangkau ASN beserta keluarganya.

    Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengimbau anggota Korpri dan jajaran Pemkot Balikpapan untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. 

    “Imbauan ini disampaikan mengingat kondisi Kota Balikpapan yang masih terdampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan,” imbaunya.

    Di akhir sambutannya, Dio secara resmi membuka program vaksinasi HPV bagi ASN dan keluarga di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan tahun 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-55 Korpri.

    (Sf/Lo)