Seputar Kaltim

    Cegah Praktik Timbun Pupuk Bersubsidi, Polres PPU Tinjau 2 Gudang di Penajam

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    27 Oktober 2025 pukul 18:03 WITA

    Polres PPU saat melakukan peninjauan di dua gudang penyimpanan pupuk bersubsidi (Dok: Humaspolresppu)

    Penajam - Polres Penajam Paser Utara (PPU) meninjau dua gudang penyimpanan pupuk bersubsidi milik Pupuk Kaltim di Kecamatan Penajam, Senin (27/10/2025).

    Pengecekan dilakukan di Gudang D38P/B4B1 Gunung Seteleng serta Gudang Lini III PKT Penajam-D414 di Kelurahan Nenang. 

    Dari hasil pemantauan, stok pupuk dipastikan aman dan penyaluran berjalan lancar sesuai mekanisme resmi melalui data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

    Kasat Samapta Polres PPU, AKP Wiji Santoso mengatakan kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya pencegahan terjadinya praktik penimbunan maupun penjualan dengan harga tidak sesuai ketentuan.

    “Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan stok pupuk bersubsidi benar-benar tersedia bagi petani yang membutuhkan. Dari hasil koordinasi dengan pengelola gudang, stok masih dalam kategori aman dan proses penyaluran berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

    AKP Wiji menegaskan aparat kepolisian akan terus melakukan pengawasan secara rutin, terutama menjelang masa tanam.

    Pada periode itu, kebutuhan pupuk bersubsidi mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sehingga perlu dilakukan pengawasan secara ketat.

    Selain itu, Polres PPU juga mengingatkan pengelola gudang maupun kios agar tidak melakukan praktik curang dalam pendistribusian pupuk bersubsidi.

    “Jika ditemukan adanya penyimpangan seperti penimbunan, penjualan di atas HET maupun penyaluran tidak tepat sasaran, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku. Program subsidi ini menyangkut kepentingan masyarakat luas, khususnya petani,” tegasnya.

    Selain pengecekan stok, petugas juga memberikan imbauan agar seluruh pendistribusian tetap dilaporkan melalui sistem aplikasi resmi, sehingga dapat diawasi secara transparan.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Cegah Praktik Timbun Pupuk Bersubsidi, Polres PPU Tinjau 2 Gudang di Penajam

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    27 Oktober 2025 pukul 18:03 WITA

    Polres PPU saat melakukan peninjauan di dua gudang penyimpanan pupuk bersubsidi (Dok: Humaspolresppu)

    Penajam - Polres Penajam Paser Utara (PPU) meninjau dua gudang penyimpanan pupuk bersubsidi milik Pupuk Kaltim di Kecamatan Penajam, Senin (27/10/2025).

    Pengecekan dilakukan di Gudang D38P/B4B1 Gunung Seteleng serta Gudang Lini III PKT Penajam-D414 di Kelurahan Nenang. 

    Dari hasil pemantauan, stok pupuk dipastikan aman dan penyaluran berjalan lancar sesuai mekanisme resmi melalui data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

    Kasat Samapta Polres PPU, AKP Wiji Santoso mengatakan kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya pencegahan terjadinya praktik penimbunan maupun penjualan dengan harga tidak sesuai ketentuan.

    “Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan stok pupuk bersubsidi benar-benar tersedia bagi petani yang membutuhkan. Dari hasil koordinasi dengan pengelola gudang, stok masih dalam kategori aman dan proses penyaluran berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

    AKP Wiji menegaskan aparat kepolisian akan terus melakukan pengawasan secara rutin, terutama menjelang masa tanam.

    Pada periode itu, kebutuhan pupuk bersubsidi mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sehingga perlu dilakukan pengawasan secara ketat.

    Selain itu, Polres PPU juga mengingatkan pengelola gudang maupun kios agar tidak melakukan praktik curang dalam pendistribusian pupuk bersubsidi.

    “Jika ditemukan adanya penyimpangan seperti penimbunan, penjualan di atas HET maupun penyaluran tidak tepat sasaran, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku. Program subsidi ini menyangkut kepentingan masyarakat luas, khususnya petani,” tegasnya.

    Selain pengecekan stok, petugas juga memberikan imbauan agar seluruh pendistribusian tetap dilaporkan melalui sistem aplikasi resmi, sehingga dapat diawasi secara transparan.

    (Sf/Lo)