Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi sapi ternak.(freepik)
Penajam - Dinas Pertanian (Distan) Penajam Paser Utara (PPU) akan melaksanakan vaksinasi terhadap sekitar 1.000 hewan ternak, seperti sapi untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Rencananya, pemberian vaksinasi itu akan digelar setelah perayaan Idulfitri 1446 H/2025 usai.
"Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) rencananya bakal mengirimkan sekitar 1.000 dosis vaksin kepada setelah Idulfitri. Setelah menerima dosis vaksin PMK, kita akan langsung segera melakukan vaksinasi,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan PPU, Ristu Pramula, Selasa (18/3/2025).
Meski sebelumnya Distan PPU telah memvaksinasi sekitar 2.000 sapi ternak, tapi masih terdapat sekitar 5.000 sapi yang belum menerima vaksinasi PMK. Artinya, vaksinasi tahap kedua ini hanya difokuskan kepada sapi ternak yang belum mendapatkan vaksinasi PMK tahap pertama.
“Dalam setahun, kita menggelar vaksinasi sebanyak dua kali saja karena bergantung pada bantuan dari Pemprov Kaltim,” ungkapnya.
Walaupun kasus PMK belum pernah ditemukan di PPU, tapi langkah pencegahan sangat penting dilakukan. Sebab apabila sapi ternak sudah terjangkit penyakit tersebut, maka penderita berpotensi mati.
“Penyakit memang tidak sulit untuk disembuhkan tapi pengidapnya terkadang berakhir mati apabila tidak segera mendapatkan penanganan. Jadi, pemberian vaksin ini merupakan upaya kita untuk mencegah penyakit itu,” tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi sapi ternak.(freepik)
Penajam - Dinas Pertanian (Distan) Penajam Paser Utara (PPU) akan melaksanakan vaksinasi terhadap sekitar 1.000 hewan ternak, seperti sapi untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Rencananya, pemberian vaksinasi itu akan digelar setelah perayaan Idulfitri 1446 H/2025 usai.
"Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) rencananya bakal mengirimkan sekitar 1.000 dosis vaksin kepada setelah Idulfitri. Setelah menerima dosis vaksin PMK, kita akan langsung segera melakukan vaksinasi,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan PPU, Ristu Pramula, Selasa (18/3/2025).
Meski sebelumnya Distan PPU telah memvaksinasi sekitar 2.000 sapi ternak, tapi masih terdapat sekitar 5.000 sapi yang belum menerima vaksinasi PMK. Artinya, vaksinasi tahap kedua ini hanya difokuskan kepada sapi ternak yang belum mendapatkan vaksinasi PMK tahap pertama.
“Dalam setahun, kita menggelar vaksinasi sebanyak dua kali saja karena bergantung pada bantuan dari Pemprov Kaltim,” ungkapnya.
Walaupun kasus PMK belum pernah ditemukan di PPU, tapi langkah pencegahan sangat penting dilakukan. Sebab apabila sapi ternak sudah terjangkit penyakit tersebut, maka penderita berpotensi mati.
“Penyakit memang tidak sulit untuk disembuhkan tapi pengidapnya terkadang berakhir mati apabila tidak segera mendapatkan penanganan. Jadi, pemberian vaksin ini merupakan upaya kita untuk mencegah penyakit itu,” tandasnya.
(Sf/By)