Seputar Kaltim

    Cegah Peredaran Uang Palsu Jelang Idulfitri, Polres Kukar Imbau Warga Lebih Teliti saat Transaksi

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    27 Februari 2026 pukul 14:16 WITA

    Ilustrasi rupiah (Dok: freepik)

    Tenggarong - Polres Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya mencegah praktik peredaran uang palsu di tengah masyarakat, terutama menjelang lebaran Idulfitri 1447 H.

    Upaya antisipasi ini dilakukan menyusul adanya informasi dari salah satu pelaku usaha di Tenggarong yang sempat menerima uang palsu dari konsumen belum lama ini.

    Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Roganda mengimbau masyarakat untuk mengecek uang secara teliti dan cermat setiap melakukan transaksi dengan cara meraba tekstur kertas, memperhatikan tanda air serta benang pengaman guna memastikan keasliannya.

    “Ada beberapa hal yang perlu diperiksa untuk membedakan uang asli dan palsu, yaitu diraba teksturnya, cek benang pengaman dan terawang ke cahaya untuk melihat tanda airnya,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

    Langkah-langkah tersebut penting untuk dilakukan, terutama menjelang lebaran. Mengingat momentum ini banyak bermunculan jasa penukaran uang di sejumlah titik keramaian yang memanfaatkan tingginya kebutuhan masyarakat akan uang pecahan kecil.

    Kompol Roganda menyarankan masyarakat untuk menukar uang ke bank atau tempat penukaran yang telah mengantongi izin resmi guna menghindari praktik peredaran uang palsu.

    “Jika tetap menggunakan jasa penukaran di tepi jalan, sebaiknya masyarakat harus tetap teliti dengan mengecek nomor seri dan lainnya,” tuturnya.

    Ia meminta masyarakat yang sudah terlanjur menerima uang palsu tidak menggunakannya kembali untuk bertransaksi dan disarankan langsung melapor ke polisi agar bisa segera diselidiki asal usulnya.

    “Jangan dipakai lagi untuk transaksi, jadi segera laporkan ke polisi agar bisa dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Cegah Peredaran Uang Palsu Jelang Idulfitri, Polres Kukar Imbau Warga Lebih Teliti saat Transaksi

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    27 Februari 2026 pukul 14:16 WITA

    Ilustrasi rupiah (Dok: freepik)

    Tenggarong - Polres Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya mencegah praktik peredaran uang palsu di tengah masyarakat, terutama menjelang lebaran Idulfitri 1447 H.

    Upaya antisipasi ini dilakukan menyusul adanya informasi dari salah satu pelaku usaha di Tenggarong yang sempat menerima uang palsu dari konsumen belum lama ini.

    Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Roganda mengimbau masyarakat untuk mengecek uang secara teliti dan cermat setiap melakukan transaksi dengan cara meraba tekstur kertas, memperhatikan tanda air serta benang pengaman guna memastikan keasliannya.

    “Ada beberapa hal yang perlu diperiksa untuk membedakan uang asli dan palsu, yaitu diraba teksturnya, cek benang pengaman dan terawang ke cahaya untuk melihat tanda airnya,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

    Langkah-langkah tersebut penting untuk dilakukan, terutama menjelang lebaran. Mengingat momentum ini banyak bermunculan jasa penukaran uang di sejumlah titik keramaian yang memanfaatkan tingginya kebutuhan masyarakat akan uang pecahan kecil.

    Kompol Roganda menyarankan masyarakat untuk menukar uang ke bank atau tempat penukaran yang telah mengantongi izin resmi guna menghindari praktik peredaran uang palsu.

    “Jika tetap menggunakan jasa penukaran di tepi jalan, sebaiknya masyarakat harus tetap teliti dengan mengecek nomor seri dan lainnya,” tuturnya.

    Ia meminta masyarakat yang sudah terlanjur menerima uang palsu tidak menggunakannya kembali untuk bertransaksi dan disarankan langsung melapor ke polisi agar bisa segera diselidiki asal usulnya.

    “Jangan dipakai lagi untuk transaksi, jadi segera laporkan ke polisi agar bisa dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” tandasnya.

    (Sf/Lo)