Seputar Kaltim

    Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi, Pertamina Ingatkan SPBU Perketat Verifikasi QR Code

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    14 Agustus 2026 pukul 19:30 WITA

    SPBU di Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - PT Pertamina Patra Niaga terus memperketat pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).

    Pengawasan dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan sekaligus memastikan BBM bersubsidi diterima masyarakat yang berhak.

    Sales Branch Manager (SBM) III Fuel Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimut) PT Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus mengatakan, penguatan pengawasan dilakukan dengan meningkatkan kepatuhan lembaga penyalur, khususnya pengawas dan operator SPBU.

    "Kami ingin memastikan proses penyalurannya sesuai ketentuan dan tepat sasaran," ujar Hermawan.

    Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah proses verifikasi sebelum transaksi dilakukan. Petugas SPBU diwajibkan memastikan kesesuaian antara QR Code Subsidi Tepat dengan kondisi fisik kendaraan yang datang untuk melakukan pengisian BBM.

    "QR Code harus sesuai dengan kendaraan yang datang ke SPBU. Kalau terdapat ketidaksesuaian, petugas tidak boleh melanjutkan transaksi dan harus mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan," terangnya.

    Oleh karena itu, untuk memperkuat kepatuhan tersebut, Pertamina sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada lembaga penyalur, terutama kepada pengawas dan operator SPBU. Sosialisasi tersebut menekankan pentingnya menjalankan setiap tahapan penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan.

    Sebagai tindak lanjut hasil pengawasan, Pertamina juga telah memberikan surat pembinaan kepada empat SPBU di wilayah Kabupaten Berau. Pembinaan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kepatuhan pengelola, pengawas, maupun operator dalam melaksanakan ketentuan penyaluran BBM bersubsidi.

    "Surat pembinaan kepada empat SPBU ini menjadi bagian dari evaluasi dan upaya meningkatkan kepatuhan seluruh pihak di SPBU dalam menjalankan ketentuan penyaluran BBM bersubsidi," katanya.

    Selain itu, Hermawan juga mengimbau masyarakat agar menggunakan QR Code Subsidi Tepat secara bijak, benar dan sesuai dengan peruntukannya. QR Code diharapkan digunakan oleh konsumen yang telah terdaftar dan pada kendaraan yang sesuai dengan data dalam sistem.

    "Kami mengajak masyarakat dan seluruh pengelola SPBU untuk bersama-sama menjaga penyaluran BBM bersubsidi agar berlangsung tertib, transparan, serta tepat sasaran di Kabupaten Berau," tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi, Pertamina Ingatkan SPBU Perketat Verifikasi QR Code

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    14 Agustus 2026 pukul 19:30 WITA

    SPBU di Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - PT Pertamina Patra Niaga terus memperketat pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).

    Pengawasan dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan sekaligus memastikan BBM bersubsidi diterima masyarakat yang berhak.

    Sales Branch Manager (SBM) III Fuel Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimut) PT Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus mengatakan, penguatan pengawasan dilakukan dengan meningkatkan kepatuhan lembaga penyalur, khususnya pengawas dan operator SPBU.

    "Kami ingin memastikan proses penyalurannya sesuai ketentuan dan tepat sasaran," ujar Hermawan.

    Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah proses verifikasi sebelum transaksi dilakukan. Petugas SPBU diwajibkan memastikan kesesuaian antara QR Code Subsidi Tepat dengan kondisi fisik kendaraan yang datang untuk melakukan pengisian BBM.

    "QR Code harus sesuai dengan kendaraan yang datang ke SPBU. Kalau terdapat ketidaksesuaian, petugas tidak boleh melanjutkan transaksi dan harus mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan," terangnya.

    Oleh karena itu, untuk memperkuat kepatuhan tersebut, Pertamina sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada lembaga penyalur, terutama kepada pengawas dan operator SPBU. Sosialisasi tersebut menekankan pentingnya menjalankan setiap tahapan penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan.

    Sebagai tindak lanjut hasil pengawasan, Pertamina juga telah memberikan surat pembinaan kepada empat SPBU di wilayah Kabupaten Berau. Pembinaan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kepatuhan pengelola, pengawas, maupun operator dalam melaksanakan ketentuan penyaluran BBM bersubsidi.

    "Surat pembinaan kepada empat SPBU ini menjadi bagian dari evaluasi dan upaya meningkatkan kepatuhan seluruh pihak di SPBU dalam menjalankan ketentuan penyaluran BBM bersubsidi," katanya.

    Selain itu, Hermawan juga mengimbau masyarakat agar menggunakan QR Code Subsidi Tepat secara bijak, benar dan sesuai dengan peruntukannya. QR Code diharapkan digunakan oleh konsumen yang telah terdaftar dan pada kendaraan yang sesuai dengan data dalam sistem.

    "Kami mengajak masyarakat dan seluruh pengelola SPBU untuk bersama-sama menjaga penyaluran BBM bersubsidi agar berlangsung tertib, transparan, serta tepat sasaran di Kabupaten Berau," tandasnya.

    (Sf/Lo)