Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi antrean pengendara saat mengisi BBM di SPBU. (Foto: Freepik)
Sangatta - Pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diperketat aparat kepolisian untuk memastikan pasokan tetap aman dan tepat sasaran.
Jajaran Polsek Muara Wahau melalui Polsubsektor Telen melakukan monitoring di SPBU di Desa Muara Pantun, Kamis (23/04/2026). Kegiatan ini dipimpin AIPTU Irwan Agung N selaku Ps Kapolsubsektor Telen.
Hasil pengecekan menunjukkan stok BBM jenis Pertalite masih mencukupi dengan ketersediaan sekitar 7.000 liter. Proses pengisian berlangsung lancar dengan antrean kendaraan tertib dan terkendali.
Petugas juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan, serta tetap mematuhi aturan saat pengisian guna mencegah panic buying.
Selain itu, pengawasan difokuskan pada pencegahan praktik pengetapan atau pengisian berulang oleh oknum tertentu. Polisi berkoordinasi dengan pengelola SPBU agar lebih selektif dalam melayani konsumen, khususnya untuk BBM bersubsidi.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto menyampaikan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
"Kami akan memastikan distribusi BBM berjalan baik dan tepat sasaran," ujar AKBP Fauzan.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu kelangkaan BBM. Menurutnya, distribusi saat ini masih berjalan normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
"Kami tidak akan mentolerir adanya praktik pengetapan atau penyalahgunaan BBM bersubsidi. Jika ditemukan, akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Polisi memastikan pengawasan berlanjut untuk mencegah penyalahgunaan dan menjaga distribusi BBM tetap tepat sasaran.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi antrean pengendara saat mengisi BBM di SPBU. (Foto: Freepik)
Sangatta - Pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diperketat aparat kepolisian untuk memastikan pasokan tetap aman dan tepat sasaran.
Jajaran Polsek Muara Wahau melalui Polsubsektor Telen melakukan monitoring di SPBU di Desa Muara Pantun, Kamis (23/04/2026). Kegiatan ini dipimpin AIPTU Irwan Agung N selaku Ps Kapolsubsektor Telen.
Hasil pengecekan menunjukkan stok BBM jenis Pertalite masih mencukupi dengan ketersediaan sekitar 7.000 liter. Proses pengisian berlangsung lancar dengan antrean kendaraan tertib dan terkendali.
Petugas juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan, serta tetap mematuhi aturan saat pengisian guna mencegah panic buying.
Selain itu, pengawasan difokuskan pada pencegahan praktik pengetapan atau pengisian berulang oleh oknum tertentu. Polisi berkoordinasi dengan pengelola SPBU agar lebih selektif dalam melayani konsumen, khususnya untuk BBM bersubsidi.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto menyampaikan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
"Kami akan memastikan distribusi BBM berjalan baik dan tepat sasaran," ujar AKBP Fauzan.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu kelangkaan BBM. Menurutnya, distribusi saat ini masih berjalan normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
"Kami tidak akan mentolerir adanya praktik pengetapan atau penyalahgunaan BBM bersubsidi. Jika ditemukan, akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Polisi memastikan pengawasan berlanjut untuk mencegah penyalahgunaan dan menjaga distribusi BBM tetap tepat sasaran.
(Sf/Lo)