Seputar Kaltim

    Cegah Keracunan, Wabup PPU Minta Program MBG Dijalankan Sesuai Prosedur

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    03 November 2025 pukul 15:55 WITA

    Wabup PPU, Abdul Waris Muin (Dok: Humassetkabppu)

    Penajam - Wakil Bupati (Wabup) Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin menekankan pentingnya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai prosedur kesehatan yang ditetapkan pemerintah pusat.

    Penegasan ini disampaikan guna mencegah terjadinya keracunan makanan pada pelajar. Ia meminta pihak pelaksana program, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mematuhi standar kebersihan dan keamanan pangan agar insiden keracunan yang marak terjadi di luar daerah tidak muncul di PPU.

    “Jangan sampai kejadian-kejadian yang ramai di daerah lain, seperti kasus keracunan makanan terjadi di PPU. Kita harus memastikan setiap makanan yang disajikan aman dan memenuhi standar gizi,” ujarnya, Senin (3/11/2025).

    Waris menginstruksikan instansi terkait untuk rutin melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan MBG di sekolah.

    Menurutnya pengawasan sangat penting guna memastikan bahan dan penyajian menu makanan benar-benar layak untuk dikonsumsi.

    “Program ini harus benar-benar terwujud sesuai niat mulianya, yaitu memberikan gizi seimbang dan sehat kepada anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kuat dan berdaya saing,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Cegah Keracunan, Wabup PPU Minta Program MBG Dijalankan Sesuai Prosedur

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    03 November 2025 pukul 15:55 WITA

    Wabup PPU, Abdul Waris Muin (Dok: Humassetkabppu)

    Penajam - Wakil Bupati (Wabup) Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin menekankan pentingnya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai prosedur kesehatan yang ditetapkan pemerintah pusat.

    Penegasan ini disampaikan guna mencegah terjadinya keracunan makanan pada pelajar. Ia meminta pihak pelaksana program, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mematuhi standar kebersihan dan keamanan pangan agar insiden keracunan yang marak terjadi di luar daerah tidak muncul di PPU.

    “Jangan sampai kejadian-kejadian yang ramai di daerah lain, seperti kasus keracunan makanan terjadi di PPU. Kita harus memastikan setiap makanan yang disajikan aman dan memenuhi standar gizi,” ujarnya, Senin (3/11/2025).

    Waris menginstruksikan instansi terkait untuk rutin melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan MBG di sekolah.

    Menurutnya pengawasan sangat penting guna memastikan bahan dan penyajian menu makanan benar-benar layak untuk dikonsumsi.

    “Program ini harus benar-benar terwujud sesuai niat mulianya, yaitu memberikan gizi seimbang dan sehat kepada anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kuat dan berdaya saing,” tandasnya.

    (Sf/Lo)