Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman meminta perempuan tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama dengan memanfaatkan layanan mammografi yang kini tersedia di RSUD Kudungga.
Mammografi merupakan pemeriksaan menggunakan sinar X-ray dosis rendah untuk mendeteksi kelainan pada payudara, termasuk tumor atau kanker, bahkan sebelum gejala muncul. Deteksi dini dinilai penting karena kanker payudara masih menjadi salah satu jenis kanker terbanyak pada perempuan di Indonesia dengan sekitar 66 ribu kasus baru dan lebih dari 22 ribu kematian setiap tahun.
“Ini penting terutama untuk kesehatan kaum perempuan. Dengan alat ini kita berharap bisa membantu mendeteksi dini berbagai kelainan atau penyakit,” ujar Ardiansyah.
Ia mengatakan, pemeriksaan kesehatan perempuan perlu dipersiapkan sejak dini, termasuk bagi remaja maupun calon pengantin perempuan.
“Nah, saya berharap ini juga bisa membantu kaum perempuan, tidak hanya ibu, mungkin juga anak-anak remaja kita untuk tidak takut dan tidak ragu memeriksakan kesehatannya,” katanya.
Ardiansyah menilai keberadaan fasilitas kesehatan modern perlu dimanfaatkan masyarakat agar kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi penyakit serius.
“Kita berharap alat ini juga memberikan kepastian kepada kaum perempuan untuk lebih aman,” tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman meminta perempuan tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama dengan memanfaatkan layanan mammografi yang kini tersedia di RSUD Kudungga.
Mammografi merupakan pemeriksaan menggunakan sinar X-ray dosis rendah untuk mendeteksi kelainan pada payudara, termasuk tumor atau kanker, bahkan sebelum gejala muncul. Deteksi dini dinilai penting karena kanker payudara masih menjadi salah satu jenis kanker terbanyak pada perempuan di Indonesia dengan sekitar 66 ribu kasus baru dan lebih dari 22 ribu kematian setiap tahun.
“Ini penting terutama untuk kesehatan kaum perempuan. Dengan alat ini kita berharap bisa membantu mendeteksi dini berbagai kelainan atau penyakit,” ujar Ardiansyah.
Ia mengatakan, pemeriksaan kesehatan perempuan perlu dipersiapkan sejak dini, termasuk bagi remaja maupun calon pengantin perempuan.
“Nah, saya berharap ini juga bisa membantu kaum perempuan, tidak hanya ibu, mungkin juga anak-anak remaja kita untuk tidak takut dan tidak ragu memeriksakan kesehatannya,” katanya.
Ardiansyah menilai keberadaan fasilitas kesehatan modern perlu dimanfaatkan masyarakat agar kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi penyakit serius.
“Kita berharap alat ini juga memberikan kepastian kepada kaum perempuan untuk lebih aman,” tutupnya.
(Sf/Lo)