Cari disini...
Seputar Kaltim
Peserta Kejurkab Bulutangkis di Kabupaten Paser. (Foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menaruh perhatian serius terhadap pengembangan potensi atlet muda di wilayah pedesaan. Langkah tersebut diwujudkan melalui gelaran Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulu Tangkis yang resmi dibuka oleh Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, di Gedung Bulu Tangkis Paser.
Ajang bergengsi tingkat daerah itu dirancang khusus sebagai wadah kompetitif untuk menyaring serta menggembleng talenta berbakat dari seluruh pelosok wilayah. Melalui kejuaraan tersebut, proses pencarian bibit unggul tidak lagi berpusat di area perkotaan, melainkan menjangkau hingga ke tingkat desa.
Fahmi Fadli menekankan pentingnya pemerataan kesempatan bagi seluruh pemuda di Paser. Ia menegaskan bakat-bakat terbaik kerap kali tersembunyi di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan, sehingga membutuhkan akses kompetisi yang setara.
"Harapan kami, kejuaraan ini bisa diikuti oleh atlet dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Paser. Hal ini guna menyaring bakat pemuda-pemudi yang berminat dalam olahraga bulu tangkis," ujar Bupati Fahmi, Rabu, (9/9/2026)
Fahmi menilai, potensi b esar yang tersebar di sepuluh kecamatan tersebut selama ini hanya membutuhkan wadah yang tepat dan sehat untuk mengasah kemampuan. Tanpa adanya kompetisi resmi berkala, bakat-bakat terpendam di tingkat kecamatan berisiko hilang begitu saja tanpa pembinaan yang jelas.
Dengan hadirnya Kejurkab sebagai agenda rutin, pembinaan prestasi olahraga di Kabupaten Paser diharapkan dapat berjalan lebih terstruktur, terarah, dan berkesinambungan. Setiap kecamatan kini memiliki target yang jelas dalam membina para atlet mudanya untuk bersaing di tingkat kabupaten.
"Pelaksanaan Kejurkab diharapkan dapat menjaring atlet lokal yang dapat mengharumkan nama daerah di ajang-ajang bergengsi," tambahnya.
Selain fokus pada penyaringan bakat lokal, turnamen itu juga difungsikan sebagai sarana pemanasan mental dan fisik bagi para atlet. Persiapan tersebut dinilai sangat krusial guna menghadapi ajang yang lebih besar, yaituPekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-8 Kalimantan Timur.
Bupati Fahmi brpesan agar para atlet yang bertanding tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian yang ada. Ia mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan kerja keras sebagai kunci utama untuk menembus persaingan di tingkat provinsi maupun nasional.
"Kepada para atlet saya minta untuk terus berlatih dengan gigih. Ingatlah bahwa di dunia olahraga tidak ada prestasi yang instan. Semua membutuhkan perjuangan dan kerja keras yang konsisten," tegasnya.
Melalui sinergi antara pencarian bakat di 10 kecamatan dan pembinaan yang konsisten, Kabupaten Paser optimistis mampu melahirkan generasi atlet bulu tangkis berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah di berbagai ajang mendatang.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Peserta Kejurkab Bulutangkis di Kabupaten Paser. (Foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menaruh perhatian serius terhadap pengembangan potensi atlet muda di wilayah pedesaan. Langkah tersebut diwujudkan melalui gelaran Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulu Tangkis yang resmi dibuka oleh Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, di Gedung Bulu Tangkis Paser.
Ajang bergengsi tingkat daerah itu dirancang khusus sebagai wadah kompetitif untuk menyaring serta menggembleng talenta berbakat dari seluruh pelosok wilayah. Melalui kejuaraan tersebut, proses pencarian bibit unggul tidak lagi berpusat di area perkotaan, melainkan menjangkau hingga ke tingkat desa.
Fahmi Fadli menekankan pentingnya pemerataan kesempatan bagi seluruh pemuda di Paser. Ia menegaskan bakat-bakat terbaik kerap kali tersembunyi di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan, sehingga membutuhkan akses kompetisi yang setara.
"Harapan kami, kejuaraan ini bisa diikuti oleh atlet dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Paser. Hal ini guna menyaring bakat pemuda-pemudi yang berminat dalam olahraga bulu tangkis," ujar Bupati Fahmi, Rabu, (9/9/2026)
Fahmi menilai, potensi b esar yang tersebar di sepuluh kecamatan tersebut selama ini hanya membutuhkan wadah yang tepat dan sehat untuk mengasah kemampuan. Tanpa adanya kompetisi resmi berkala, bakat-bakat terpendam di tingkat kecamatan berisiko hilang begitu saja tanpa pembinaan yang jelas.
Dengan hadirnya Kejurkab sebagai agenda rutin, pembinaan prestasi olahraga di Kabupaten Paser diharapkan dapat berjalan lebih terstruktur, terarah, dan berkesinambungan. Setiap kecamatan kini memiliki target yang jelas dalam membina para atlet mudanya untuk bersaing di tingkat kabupaten.
"Pelaksanaan Kejurkab diharapkan dapat menjaring atlet lokal yang dapat mengharumkan nama daerah di ajang-ajang bergengsi," tambahnya.
Selain fokus pada penyaringan bakat lokal, turnamen itu juga difungsikan sebagai sarana pemanasan mental dan fisik bagi para atlet. Persiapan tersebut dinilai sangat krusial guna menghadapi ajang yang lebih besar, yaituPekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-8 Kalimantan Timur.
Bupati Fahmi brpesan agar para atlet yang bertanding tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian yang ada. Ia mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan kerja keras sebagai kunci utama untuk menembus persaingan di tingkat provinsi maupun nasional.
"Kepada para atlet saya minta untuk terus berlatih dengan gigih. Ingatlah bahwa di dunia olahraga tidak ada prestasi yang instan. Semua membutuhkan perjuangan dan kerja keras yang konsisten," tegasnya.
Melalui sinergi antara pencarian bakat di 10 kecamatan dan pembinaan yang konsisten, Kabupaten Paser optimistis mampu melahirkan generasi atlet bulu tangkis berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah di berbagai ajang mendatang.
(Sf/Rs)