Seputar Kaltim

    Capaian KKPA Tembus 73 Persen, Bontang Bidik Posisi 3 Besar Nasional 

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    30 April 2026 pukul 19:36 WITA

    Audiensi bersama BPOM RI di Kantor Wali Kota Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)

    Bontang - Pemkot Bontang memasang target ambisius untuk menembus posisi tiga besar nasional dalam penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA), setelah mencatat lonjakan signifikan dalam capaian terbaru.

    Dalam audiensi bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI di Kantor Wali Kota Bontang, Kamis (30/4/2026), terungkap nilai KKPA Bontang meningkat tajam dari 33,6 persen menjadi 73 persen. Capaian tersebut bahkan telah melampaui ambang batas minimal nasional, yakni 60 persen.

    Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan BPOM RI, Taruna Ikrar menilai peningkatan ini sebagai progres besar dan membuka peluang Bontang menjadi percontohan nasional.

    “Capaian ini melampaui ambang minimal. Kami memproyeksikan Bontang bisa menjadi role model nasional dalam penilaian hingga Juli 2026,” ujarnya.

    Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menegaskan capaian tersebut menjadi pijakan untuk target yang lebih tinggi. Pemkot kini fokus mendorong peningkatan berkelanjutan agar mampu bersaing di tingkat nasional.

    “Melalui sinkronisasi data yang realistis dan kolaborasi lintas sektor, kita targetkan capaian Bontang terus meningkat dan mampu menembus tiga besar nasional,” katanya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Capaian KKPA Tembus 73 Persen, Bontang Bidik Posisi 3 Besar Nasional 

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    30 April 2026 pukul 19:36 WITA

    Audiensi bersama BPOM RI di Kantor Wali Kota Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)

    Bontang - Pemkot Bontang memasang target ambisius untuk menembus posisi tiga besar nasional dalam penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA), setelah mencatat lonjakan signifikan dalam capaian terbaru.

    Dalam audiensi bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI di Kantor Wali Kota Bontang, Kamis (30/4/2026), terungkap nilai KKPA Bontang meningkat tajam dari 33,6 persen menjadi 73 persen. Capaian tersebut bahkan telah melampaui ambang batas minimal nasional, yakni 60 persen.

    Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan BPOM RI, Taruna Ikrar menilai peningkatan ini sebagai progres besar dan membuka peluang Bontang menjadi percontohan nasional.

    “Capaian ini melampaui ambang minimal. Kami memproyeksikan Bontang bisa menjadi role model nasional dalam penilaian hingga Juli 2026,” ujarnya.

    Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menegaskan capaian tersebut menjadi pijakan untuk target yang lebih tinggi. Pemkot kini fokus mendorong peningkatan berkelanjutan agar mampu bersaing di tingkat nasional.

    “Melalui sinkronisasi data yang realistis dan kolaborasi lintas sektor, kita targetkan capaian Bontang terus meningkat dan mampu menembus tiga besar nasional,” katanya.

    (Sf/Lo)