Cari disini...
Seputar Kaltim
Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinkes Kukar, Budy Setiawan (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mewaspadai penularan wabah campak yang terjadi dengan menyediakan sekitar lima ribu dosis vaksin.
Penyediaan vaksin ini bertujuan untuk menekan penyebaran kasus sekaligus melindungi masyarakat, terutama terhadap kelompok rentan terpapar seperti balita dan anak-anak.
“Kita sudah cek di gudang farmasi kabupaten. Ketersediaan vaksin kita lebih mencukupi, kira-kira ada sekitar lima ribuan dosis,” ujar Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinkes Kukar, Budy Setiawan, Rabu (22/4/2026).
Sebagai pelaksanaan awal, Dinkes Kukar akan melakukan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan terlebih dahulu, terutama 34 dokter internship yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan tingkat pertama dan rumah sakit rujukan.
“Kami sudah memiliki database 34 dokter internship, baik itu dokter umum maupun dokter gigi. Mereka diprioritaskan untuk divaksinasi,” jelasnya.
Meski penularan wabah penyakit ini masih dalam kondisi aman, Dinkes Kukar telah mempersiapkan berbagai langkah antisipasi, salah satunya berkoordinasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Aji Muhammad Parikesit untuk memastikan kesiapan penanganan apabila ditemukan kasus yang memerlukan perawatan lebih lanjut.
“Untuk sementara belum ada penetapan status siaga darurat, tapi kita harus tetap waspada dengan melakukan langkah mitigasi,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinkes Kukar, Budy Setiawan (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mewaspadai penularan wabah campak yang terjadi dengan menyediakan sekitar lima ribu dosis vaksin.
Penyediaan vaksin ini bertujuan untuk menekan penyebaran kasus sekaligus melindungi masyarakat, terutama terhadap kelompok rentan terpapar seperti balita dan anak-anak.
“Kita sudah cek di gudang farmasi kabupaten. Ketersediaan vaksin kita lebih mencukupi, kira-kira ada sekitar lima ribuan dosis,” ujar Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinkes Kukar, Budy Setiawan, Rabu (22/4/2026).
Sebagai pelaksanaan awal, Dinkes Kukar akan melakukan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan terlebih dahulu, terutama 34 dokter internship yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan tingkat pertama dan rumah sakit rujukan.
“Kami sudah memiliki database 34 dokter internship, baik itu dokter umum maupun dokter gigi. Mereka diprioritaskan untuk divaksinasi,” jelasnya.
Meski penularan wabah penyakit ini masih dalam kondisi aman, Dinkes Kukar telah mempersiapkan berbagai langkah antisipasi, salah satunya berkoordinasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Aji Muhammad Parikesit untuk memastikan kesiapan penanganan apabila ditemukan kasus yang memerlukan perawatan lebih lanjut.
“Untuk sementara belum ada penetapan status siaga darurat, tapi kita harus tetap waspada dengan melakukan langkah mitigasi,” tandasnya.
(Sf/Lo)