Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siwantini saat ditemui usai pelantikannya, Rabu (7/2/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Per tanggal 7 Februari 2024, Anis Siwantini yang sebelumnya merupakan Camat Samarinda Kota resmi dilantik sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) oleh Wali Kota Samarinda. Pelantikan itu bersamaan juga dengan pengukuhan 29 Kepala Sekolah dan 52 Pejabat Fungsional, serta Kepala Dinas Perikanan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
”Pesan Pak Wali bahwa kita orientasi dulu ke Organiasasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang kita bawahi. Bagaimanapun juga kita butuh kolaborasi, kita harus tau di intern dulu, seperti pejabat-pejabat struktural yang ada di jabatan baru,” papar Anis kepada Seputar Fakta saat ditemui usai pelantikan, Rabu (7/2/2024).
Wanita yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai Camat teladan Pemkot Samarinda ini, berjanji akan segera melahirkan inovasi-inovasi baru dalam kerjanya mengemban tugas dan jabatan yang baru disandangnya.
”Tentunya kita perlu kerja keras, kolaborasi, dan interaktif. Untuk outputnya nanti kita sesuaikan dengan mutu Pak Wali, yaitu bergerak bersama untuk maju,” terangnya.
Anis menyampaikan, jika instansi yang dikepalainya sudah mempunyai arah yang jelas, yakni terkait dengan penegakan peraturan dalam membantu Wali Kota. Sehingga menurutnya dapat mempermudah dalam merancang pelaksanaan kerja kedepannya.
”Satpol ini kan tugasnya membantu kepala daerah dalam penegakan peraturan daerah (perda), tentunya juga bagaimana membantu kepala daerah untuk menciptakan kondisi yang tertib aman tentram sehingga roda pemerintahan bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.
Anis berkeyakinan, jika koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi bisa berjalan dengan baik, dengan optimis ia yakin bisa dna mampu mengemban tugas dalam jabatan barunya ini.
Di sisi lain, Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyampaikan secara umum kepada para pejabat lingkup pemkot agar tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun yang berkaitan dengan tugas dan jabatan.
”Setiap pelantikan saya tekankan kita harus berlatih pada diri terutama pada para pimpinan jabatan tinggi pratama,” jelas pria yang akrab disapa AH itu.
AH juga mengaku, memang bukan hal mudah untuk menolak pemberian, dan janji yang berkaitan dengan pribadi dan pelaksanaan jabatan.
”Sungguh-sungguh demi Tuhan tidak mudah. Hanya orang yang selalu berlatih untuk menolak untuk menghindarkan diri dari korupsi,” ungkapnya.
Meski begitu, ia tetap mendorong para pegawai untuk terus berlatih menjauhkan diri dari tindak pidana korupsi.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siwantini saat ditemui usai pelantikannya, Rabu (7/2/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Per tanggal 7 Februari 2024, Anis Siwantini yang sebelumnya merupakan Camat Samarinda Kota resmi dilantik sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) oleh Wali Kota Samarinda. Pelantikan itu bersamaan juga dengan pengukuhan 29 Kepala Sekolah dan 52 Pejabat Fungsional, serta Kepala Dinas Perikanan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
”Pesan Pak Wali bahwa kita orientasi dulu ke Organiasasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang kita bawahi. Bagaimanapun juga kita butuh kolaborasi, kita harus tau di intern dulu, seperti pejabat-pejabat struktural yang ada di jabatan baru,” papar Anis kepada Seputar Fakta saat ditemui usai pelantikan, Rabu (7/2/2024).
Wanita yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai Camat teladan Pemkot Samarinda ini, berjanji akan segera melahirkan inovasi-inovasi baru dalam kerjanya mengemban tugas dan jabatan yang baru disandangnya.
”Tentunya kita perlu kerja keras, kolaborasi, dan interaktif. Untuk outputnya nanti kita sesuaikan dengan mutu Pak Wali, yaitu bergerak bersama untuk maju,” terangnya.
Anis menyampaikan, jika instansi yang dikepalainya sudah mempunyai arah yang jelas, yakni terkait dengan penegakan peraturan dalam membantu Wali Kota. Sehingga menurutnya dapat mempermudah dalam merancang pelaksanaan kerja kedepannya.
”Satpol ini kan tugasnya membantu kepala daerah dalam penegakan peraturan daerah (perda), tentunya juga bagaimana membantu kepala daerah untuk menciptakan kondisi yang tertib aman tentram sehingga roda pemerintahan bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.
Anis berkeyakinan, jika koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi bisa berjalan dengan baik, dengan optimis ia yakin bisa dna mampu mengemban tugas dalam jabatan barunya ini.
Di sisi lain, Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyampaikan secara umum kepada para pejabat lingkup pemkot agar tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun yang berkaitan dengan tugas dan jabatan.
”Setiap pelantikan saya tekankan kita harus berlatih pada diri terutama pada para pimpinan jabatan tinggi pratama,” jelas pria yang akrab disapa AH itu.
AH juga mengaku, memang bukan hal mudah untuk menolak pemberian, dan janji yang berkaitan dengan pribadi dan pelaksanaan jabatan.
”Sungguh-sungguh demi Tuhan tidak mudah. Hanya orang yang selalu berlatih untuk menolak untuk menghindarkan diri dari korupsi,” ungkapnya.
Meski begitu, ia tetap mendorong para pegawai untuk terus berlatih menjauhkan diri dari tindak pidana korupsi.
(Sf/Rs)