Cari disini...
Seputar Kaltim
Lahan eks Puskib di kawasan Balikpapan Tengah merupakan lahan milik Pemerintah Provinsi Kaltim. Pemerintah Kota Balikpapan berharap lahan eks Puskib bisa bermanfaat kegunaannya untuk masyarakat Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Lahan eks Puskib yang terletak di Kecamatan Balikpapan Tengah (Balteng) hingga kini masih terbengkalai sebagai lahan kosong, tanpa ada pemanfaatan yang signifikan.
Camat Balteng, Agung Budi Wibowo mendorong percepatan pemanfaatan lahan untuk keperluan yang lebih bermanfaat, salah satunya dengan menjadikan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ramah lingkungan.
"Sampai saat ini lahan ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Kami berusaha agar lahan ini bisa difungsikan untuk kepentingan masyarakat," ucap Agung kepada awak media, Minggu (10/11/2024).
Dirinya menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pjs Wali Kota Balikpapan, Ahmad Muzakkir. Mengingat lahan tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, sehingga membutuhkan pembahasan lebih lanjut mengenai pemanfaatannya.
"Kami sudah berbicara dengan Pjs wali kota untuk mencari solusi agar masyarakat Balikpapan dapat memanfaatkan lahan ini," jelasnya.
Menurutnya, lahan ini sangat strategis untuk dijadikan RTH yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. Selain itu, memiliki konsep ramah anak dan ramah lingkungan yang dapat menjadi tempat yang ideal untuk kegiatan sosial, olahraga, atau berkumpul bagi warga setempat.
Serta dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berbagai kegiatan.
"RTH di sini bisa menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, termasuk para pelaku UMKM yang membutuhkan ruang untuk beraktivitas," imbuhnya.
Selain upaya pemanfaatan lahan eks Puskib, ia juga menyoroti berbagai program prioritas yang sedang dijalankan oleh Kecamatan Balteng pada tahun 2024, yang sejalan dengan visi misi wali kota Balikpapan.
Program tersebut mencakup pemberdayaan masyarakat dan pembangunan sarana prasarana (Sapras) yang didanai melalui dana kelurahan, sesuai dengan kebutuhan dan usulan masing-masing kelurahan.
"Pembangunan sarana prasarana seperti perbaikan drainase, jalan lingkungan, Poskamling, Posyandu, hingga penerangan jalan sangat penting untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat di Balteng. Kami juga bekerja sama dengan OPD teknis seperti Disperkim, DLH, dan PU,” terangnya.
Dikatakan, pembangunan infrastruktur di Balteng menjadi prioritas utama, karena wilayah ini merupakan wajah dari Kota Balikpapan. Oleh karena itu, pemerintah kecamatan berkomitmen untuk tidak ada wilayah yang terabaikan, tetapi semua rata.
"Kami berupaya agar semua wilayah Balteng dapat berkembang dengan baik. Tidak ada yang spesial atau terpinggirkan, semuanya akan kami dorong untuk menjadi yang terbaik," tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Lahan eks Puskib di kawasan Balikpapan Tengah merupakan lahan milik Pemerintah Provinsi Kaltim. Pemerintah Kota Balikpapan berharap lahan eks Puskib bisa bermanfaat kegunaannya untuk masyarakat Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Lahan eks Puskib yang terletak di Kecamatan Balikpapan Tengah (Balteng) hingga kini masih terbengkalai sebagai lahan kosong, tanpa ada pemanfaatan yang signifikan.
Camat Balteng, Agung Budi Wibowo mendorong percepatan pemanfaatan lahan untuk keperluan yang lebih bermanfaat, salah satunya dengan menjadikan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ramah lingkungan.
"Sampai saat ini lahan ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Kami berusaha agar lahan ini bisa difungsikan untuk kepentingan masyarakat," ucap Agung kepada awak media, Minggu (10/11/2024).
Dirinya menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pjs Wali Kota Balikpapan, Ahmad Muzakkir. Mengingat lahan tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, sehingga membutuhkan pembahasan lebih lanjut mengenai pemanfaatannya.
"Kami sudah berbicara dengan Pjs wali kota untuk mencari solusi agar masyarakat Balikpapan dapat memanfaatkan lahan ini," jelasnya.
Menurutnya, lahan ini sangat strategis untuk dijadikan RTH yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. Selain itu, memiliki konsep ramah anak dan ramah lingkungan yang dapat menjadi tempat yang ideal untuk kegiatan sosial, olahraga, atau berkumpul bagi warga setempat.
Serta dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berbagai kegiatan.
"RTH di sini bisa menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, termasuk para pelaku UMKM yang membutuhkan ruang untuk beraktivitas," imbuhnya.
Selain upaya pemanfaatan lahan eks Puskib, ia juga menyoroti berbagai program prioritas yang sedang dijalankan oleh Kecamatan Balteng pada tahun 2024, yang sejalan dengan visi misi wali kota Balikpapan.
Program tersebut mencakup pemberdayaan masyarakat dan pembangunan sarana prasarana (Sapras) yang didanai melalui dana kelurahan, sesuai dengan kebutuhan dan usulan masing-masing kelurahan.
"Pembangunan sarana prasarana seperti perbaikan drainase, jalan lingkungan, Poskamling, Posyandu, hingga penerangan jalan sangat penting untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat di Balteng. Kami juga bekerja sama dengan OPD teknis seperti Disperkim, DLH, dan PU,” terangnya.
Dikatakan, pembangunan infrastruktur di Balteng menjadi prioritas utama, karena wilayah ini merupakan wajah dari Kota Balikpapan. Oleh karena itu, pemerintah kecamatan berkomitmen untuk tidak ada wilayah yang terabaikan, tetapi semua rata.
"Kami berupaya agar semua wilayah Balteng dapat berkembang dengan baik. Tidak ada yang spesial atau terpinggirkan, semuanya akan kami dorong untuk menjadi yang terbaik," tutupnya.
(Sf/Rs)