Cari disini...
Seputar Kaltim
Tujuh kampus yang telah mendapatkan pencairan dana gratispol. (Kolase oleh Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) telah menunaikan janjinya dengan merealisasikan pencairan sebagian dana Program Pendidikan Gratispol Bantuan yang nilainya mencapai Rp44,15 miliar.
Dana segar ini langsung disalurkan kepada tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang beroperasi di Kaltim.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, Ahmad Muzakkir, membenarkan pencairan dana masif tersebut.
Muzakkir menjelaskan bahwa proses penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dapat dilakukan setelah Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kaltim mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM).
"Sudah cair dan kami sudah terbitkan SP2D siang tadi, Rabu (12/11/2025), setelah diajukan SPM oleh Biro Kesra," ujar Muzakkir saat dikonfirmasi, Kamis (13/11/2025).
Menurut Muzakkir, tahap pencairan kali ini memang baru menyentuh tujuh PTN karena telah melengkapi proses administrasi.
Sementara itu, kucuran dana untuk perguruan tinggi swasta (PTS) masih harus menunggu kelengkapan dokumen pendukung.
"Sementara hanya tujuh PTN yang dicairkan. Sisanya akan kami percepat, terutama untuk perguruan tinggi swasta (PTS)," tegasnya.
BPKAD juga menunjukkan kesiapan penuh untuk mempercepat proses, bahkan jika pengajuan dilakukan di luar hari kerja.
Muzakkir memastikan, BPKAD memiliki layanan khusus pada akhir pekan untuk mengakomodir percepatan pencairan dana tersebut.
"Bahkan Sabtu dan Minggu pun kami siap, asal sudah diajukan. BPKAD juga ada layanan pada akhir pekan. Kalau besok masuk, kami akan bayar juga besok," imbuhnya.
Tujuh PTN yang telah menikmati pencairan dana Program Pendidikan Gratispol ini meliputi Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Politeknik Kesehatan Kemenkes Samarinda, Politeknik Pertanian Samarinda, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Negeri Balikpapan, dan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan.
Konfirmasi langsung datang dari pihak kampus. Rektor Universitas Mulawarman, Abdunnur, dikonfirmasi pada Kamis (13/11/2025) dan membenarkan bahwa dana sudah diterima.
"Kami sampaikan informasi bahwa Rabu malam sudah ada masuk ke rekening BLU UNMUL transfer dana bantuan pendidikan gratispol untuk mahasiswa Unmul sebesar Rp22.454.300.000,-," jelas Abdunnur.
Sementara itu, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda juga telah menerima dana tersebut.
Wakil Rektor II Bidang Keuangan, Zamroni menyatakan dirinya baru mengetahui informasi pencairan dana Gratispoll pagi ini.
“Iya sudah cair, tadi pagi kami cek, dan kami rapatkan bersama,” kata Zamroni singkat.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Tujuh kampus yang telah mendapatkan pencairan dana gratispol. (Kolase oleh Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) telah menunaikan janjinya dengan merealisasikan pencairan sebagian dana Program Pendidikan Gratispol Bantuan yang nilainya mencapai Rp44,15 miliar.
Dana segar ini langsung disalurkan kepada tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang beroperasi di Kaltim.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, Ahmad Muzakkir, membenarkan pencairan dana masif tersebut.
Muzakkir menjelaskan bahwa proses penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dapat dilakukan setelah Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kaltim mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM).
"Sudah cair dan kami sudah terbitkan SP2D siang tadi, Rabu (12/11/2025), setelah diajukan SPM oleh Biro Kesra," ujar Muzakkir saat dikonfirmasi, Kamis (13/11/2025).
Menurut Muzakkir, tahap pencairan kali ini memang baru menyentuh tujuh PTN karena telah melengkapi proses administrasi.
Sementara itu, kucuran dana untuk perguruan tinggi swasta (PTS) masih harus menunggu kelengkapan dokumen pendukung.
"Sementara hanya tujuh PTN yang dicairkan. Sisanya akan kami percepat, terutama untuk perguruan tinggi swasta (PTS)," tegasnya.
BPKAD juga menunjukkan kesiapan penuh untuk mempercepat proses, bahkan jika pengajuan dilakukan di luar hari kerja.
Muzakkir memastikan, BPKAD memiliki layanan khusus pada akhir pekan untuk mengakomodir percepatan pencairan dana tersebut.
"Bahkan Sabtu dan Minggu pun kami siap, asal sudah diajukan. BPKAD juga ada layanan pada akhir pekan. Kalau besok masuk, kami akan bayar juga besok," imbuhnya.
Tujuh PTN yang telah menikmati pencairan dana Program Pendidikan Gratispol ini meliputi Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Politeknik Kesehatan Kemenkes Samarinda, Politeknik Pertanian Samarinda, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Negeri Balikpapan, dan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan.
Konfirmasi langsung datang dari pihak kampus. Rektor Universitas Mulawarman, Abdunnur, dikonfirmasi pada Kamis (13/11/2025) dan membenarkan bahwa dana sudah diterima.
"Kami sampaikan informasi bahwa Rabu malam sudah ada masuk ke rekening BLU UNMUL transfer dana bantuan pendidikan gratispol untuk mahasiswa Unmul sebesar Rp22.454.300.000,-," jelas Abdunnur.
Sementara itu, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda juga telah menerima dana tersebut.
Wakil Rektor II Bidang Keuangan, Zamroni menyatakan dirinya baru mengetahui informasi pencairan dana Gratispoll pagi ini.
“Iya sudah cair, tadi pagi kami cek, dan kami rapatkan bersama,” kata Zamroni singkat.
(Sf/Rs)