Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi (Foto: freepik)
Tenggarong - Seorang pria yang diketahui telah bertahun-tahun mencabuli anak tirinya di Jalan Panjaitan, Kecamatan Tenggarong kini harus berurusan dengan pihak kepolisian.
Akibat kejadian ini MA dan istri cekcok hingga berujung pada percobaan pembakaran rumah yang telah terjadi sebanyak dua kali.
Diduga pelaku MA ini telah melakukan pelecehan seksual kepada anak tirinya sejak korban berumur tujuh tahun hingga sampai saat ini anak itu telah berumur 10 tahun.
"Kami baru tahu kalau MA ini sudah melakukan pencabulan kepada keponakan saya yang juga anak tirinya dari berapa tahun yang lalu, percobaan pembakaran rumah ini juga ada sangkut pautnya dengan pencabulan itu," kata E, tante korban, Selasa (3/3/2025).
Kasus pencabulan ini terungkap sejak Selasa (25/2/2025) pada pukul 02.00 WITA, MA melakukan pencabulan di dalam kamar dan diketahui oleh istrinya.
Pelaku mencoba memasukkan kemaluannya kedalam mulut anak itu. Pihaknya menduga pencabulan itu dilakukan oleh pelaku akibat sering menonton film dewasa.
Sebelum melakukan pencabulan, pelaku juga sempat mempertontonkan video dewasa berdurasi satu jam kepada korban.
Setelah perbuatannya terungkap, terduga pelaku memutuskan untuk pergi dari rumah. Pelaku sempat mendatangi sekolah anak tirinya ini untuk mengajak korban hidup bersamanya, tapi niat itu telah diketahui oleh istrinya, sehingga dengan sigap sang istri mendatangi sekolah lalu membawa anaknya pergi agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.
"Dia sempat beberapa kali minta anak untuk diasuh, tapi kami tidak memberikan, MA sempat mengancam kami. Dia juga sempat membakar kamar pada minggu kemarin, malam tadi dia kembali membakar bagian dapur kemudian lari lewat belakang rumah," ujarnya.
Untuk percobaan pembakaran rumah ini dilakukan pada pukul 20.00 WITA. Sementara, cekcok antara suami dan istri ini kembali terjadi sejak sore kemarin.
Usai melakukan percobaan pembakaran, terduga pelaku sempat melarikan diri.
Warga yang geram dengan perlakukan MA juga sempat menyisir gang untuk mencari pelaku, beruntungnya pihak kepolisian lebih dahulu mengamankan pelaku yang melarikan diri ke Gunung Belah
"Pelaku diamankan pukul 22.00 WITA di jalan Gunung Belah. Kami masih was-was, semoga polisi dapat menghukum pelaku seadil-adilnya, kami juga akan minta pendampingan kepada Dinas Perlindungan dan Perempuan (DP3A) Kukar terkait pencabulan ini," pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi (Foto: freepik)
Tenggarong - Seorang pria yang diketahui telah bertahun-tahun mencabuli anak tirinya di Jalan Panjaitan, Kecamatan Tenggarong kini harus berurusan dengan pihak kepolisian.
Akibat kejadian ini MA dan istri cekcok hingga berujung pada percobaan pembakaran rumah yang telah terjadi sebanyak dua kali.
Diduga pelaku MA ini telah melakukan pelecehan seksual kepada anak tirinya sejak korban berumur tujuh tahun hingga sampai saat ini anak itu telah berumur 10 tahun.
"Kami baru tahu kalau MA ini sudah melakukan pencabulan kepada keponakan saya yang juga anak tirinya dari berapa tahun yang lalu, percobaan pembakaran rumah ini juga ada sangkut pautnya dengan pencabulan itu," kata E, tante korban, Selasa (3/3/2025).
Kasus pencabulan ini terungkap sejak Selasa (25/2/2025) pada pukul 02.00 WITA, MA melakukan pencabulan di dalam kamar dan diketahui oleh istrinya.
Pelaku mencoba memasukkan kemaluannya kedalam mulut anak itu. Pihaknya menduga pencabulan itu dilakukan oleh pelaku akibat sering menonton film dewasa.
Sebelum melakukan pencabulan, pelaku juga sempat mempertontonkan video dewasa berdurasi satu jam kepada korban.
Setelah perbuatannya terungkap, terduga pelaku memutuskan untuk pergi dari rumah. Pelaku sempat mendatangi sekolah anak tirinya ini untuk mengajak korban hidup bersamanya, tapi niat itu telah diketahui oleh istrinya, sehingga dengan sigap sang istri mendatangi sekolah lalu membawa anaknya pergi agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.
"Dia sempat beberapa kali minta anak untuk diasuh, tapi kami tidak memberikan, MA sempat mengancam kami. Dia juga sempat membakar kamar pada minggu kemarin, malam tadi dia kembali membakar bagian dapur kemudian lari lewat belakang rumah," ujarnya.
Untuk percobaan pembakaran rumah ini dilakukan pada pukul 20.00 WITA. Sementara, cekcok antara suami dan istri ini kembali terjadi sejak sore kemarin.
Usai melakukan percobaan pembakaran, terduga pelaku sempat melarikan diri.
Warga yang geram dengan perlakukan MA juga sempat menyisir gang untuk mencari pelaku, beruntungnya pihak kepolisian lebih dahulu mengamankan pelaku yang melarikan diri ke Gunung Belah
"Pelaku diamankan pukul 22.00 WITA di jalan Gunung Belah. Kami masih was-was, semoga polisi dapat menghukum pelaku seadil-adilnya, kami juga akan minta pendampingan kepada Dinas Perlindungan dan Perempuan (DP3A) Kukar terkait pencabulan ini," pungkasnya.
(Sf/By)