Seputar Kaltim

    Bursa Ketua Golkar Samarinda Mulai Panas, Muncul Syarat Wajib Maju Pilwali, Andi Satya: Saya siap!

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    24 Oktober 2025 pukul 13:35 WITA

    Calon Ketua DPD Golkar Samarinda, dr Andi Satya Adi Saputra, yang membenarkan dirinya masuk bursa, dan berkomitmen siap mengikuti arahan partai termasuk jika dipersyaratkan maju Pilwali. (Foto: Instagram Andi Satya Adi Saputra)

    Samarinda - Suhu politik internal Partai Golkar Kota Samarinda kian memanas menjelang Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan paling lambat akhir tahun ini.

    Sejumlah nama mulai mencuat ke permukaan, salah satu yang paling santer dibicarakan adalah Andi Satya Adi Saputra.

    Pria yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim ini digadang-gadang jadi kandidat kuat untuk memimpin partai beringin di Kota Tepian.

    Namun, bursa calon ketua kali ini dikabarkan tidak mudah. Muncul sebuah persyaratan 'wajib' yang dinilai sangat berat bagi siapa pun yang ingin menduduki kursi Ketua DPD Golkar Samarinda.

    Syarat tersebut adalah Calon Ketua harus siap maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda.

    Sebuah pertaruhan politik besar yang menuntut komitmen ganda, yakni membesarkan partai sekaligus bertarung merebut kursi pimpinan eksekutif kota.

    Saat dikonfirmasi, Kamis (23/10/2025), Andi Satya awalnya merespons dengan diplomatis. Ia berterima kasih atas dukungan yang mengalir dari para kader yang menginginkan dirinya memimpin.

    "Saya tentu berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan teman-teman yang menyebut nama saya," ujarnya.

    Ia menegaskan, dirinya tidak ingin terlihat ambisius dan menyebut Golkar Samarinda memiliki banyak kader hebat lainnya. 

    Fokus utamanya adalah membesarkan partai agar kembali menjadi pemenang pemilu di Samarinda.

    Namun, ketika disinggung spesifik mengenai syarat wajib maju Pilwali, Andi Satya sempat memberi jawaban mengambang. Ia menilai pembicaraan soal Pilwali masih terlalu dini.

    "Pilwali masih jauh sekali hilalnya. Apalagi dengan putusan MK terakhir, bisa saja realisasinya mundur ke 2031. Masih ada enam tahun lagi. Politik ini dinamis sekali," tuturnya.

    Akan tetapi, di akhir pernyataannya, Andi Satya memberikan jawaban tegas yang mengejutkan. Ia menyatakan kesiapannya tanpa syarat jika itu memang menjadi perintah partai.

    "Intinya, apapun perintah partai saya siap laksanakan. Jika memang dipersyaratkan seperti itu (maju Pilwali), ya saya siap!" tegas politisi muda Golkar itu.

    Pernyataan 'siap' ini seolah menjadi sinyal kuat bahwa Andi Satya benar-benar serius untuk bertarung di Musda, meski harus memikul beban ganda sebagai calon wali kota.

    Ia pun mengaku terus menjalin komunikasi intensif dengan seluruh kader dan pimpinan partai di DPD I Kaltim menjelang Musda.

    "Komunikasi dengan Ketua DPD I dan Sekjen baik sekali. Bahkan dengan semua kader Golkar Samarinda dan Kaltim. Golkar solid pokoknya," ungkapnya optimistis.

    "Bagi saya, siapa pun yang terpilih nanti, yang penting Golkar semakin kuat dan solid di Samarinda," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Bursa Ketua Golkar Samarinda Mulai Panas, Muncul Syarat Wajib Maju Pilwali, Andi Satya: Saya siap!

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    24 Oktober 2025 pukul 13:35 WITA

    Calon Ketua DPD Golkar Samarinda, dr Andi Satya Adi Saputra, yang membenarkan dirinya masuk bursa, dan berkomitmen siap mengikuti arahan partai termasuk jika dipersyaratkan maju Pilwali. (Foto: Instagram Andi Satya Adi Saputra)

    Samarinda - Suhu politik internal Partai Golkar Kota Samarinda kian memanas menjelang Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan paling lambat akhir tahun ini.

    Sejumlah nama mulai mencuat ke permukaan, salah satu yang paling santer dibicarakan adalah Andi Satya Adi Saputra.

    Pria yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim ini digadang-gadang jadi kandidat kuat untuk memimpin partai beringin di Kota Tepian.

    Namun, bursa calon ketua kali ini dikabarkan tidak mudah. Muncul sebuah persyaratan 'wajib' yang dinilai sangat berat bagi siapa pun yang ingin menduduki kursi Ketua DPD Golkar Samarinda.

    Syarat tersebut adalah Calon Ketua harus siap maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda.

    Sebuah pertaruhan politik besar yang menuntut komitmen ganda, yakni membesarkan partai sekaligus bertarung merebut kursi pimpinan eksekutif kota.

    Saat dikonfirmasi, Kamis (23/10/2025), Andi Satya awalnya merespons dengan diplomatis. Ia berterima kasih atas dukungan yang mengalir dari para kader yang menginginkan dirinya memimpin.

    "Saya tentu berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan teman-teman yang menyebut nama saya," ujarnya.

    Ia menegaskan, dirinya tidak ingin terlihat ambisius dan menyebut Golkar Samarinda memiliki banyak kader hebat lainnya. 

    Fokus utamanya adalah membesarkan partai agar kembali menjadi pemenang pemilu di Samarinda.

    Namun, ketika disinggung spesifik mengenai syarat wajib maju Pilwali, Andi Satya sempat memberi jawaban mengambang. Ia menilai pembicaraan soal Pilwali masih terlalu dini.

    "Pilwali masih jauh sekali hilalnya. Apalagi dengan putusan MK terakhir, bisa saja realisasinya mundur ke 2031. Masih ada enam tahun lagi. Politik ini dinamis sekali," tuturnya.

    Akan tetapi, di akhir pernyataannya, Andi Satya memberikan jawaban tegas yang mengejutkan. Ia menyatakan kesiapannya tanpa syarat jika itu memang menjadi perintah partai.

    "Intinya, apapun perintah partai saya siap laksanakan. Jika memang dipersyaratkan seperti itu (maju Pilwali), ya saya siap!" tegas politisi muda Golkar itu.

    Pernyataan 'siap' ini seolah menjadi sinyal kuat bahwa Andi Satya benar-benar serius untuk bertarung di Musda, meski harus memikul beban ganda sebagai calon wali kota.

    Ia pun mengaku terus menjalin komunikasi intensif dengan seluruh kader dan pimpinan partai di DPD I Kaltim menjelang Musda.

    "Komunikasi dengan Ketua DPD I dan Sekjen baik sekali. Bahkan dengan semua kader Golkar Samarinda dan Kaltim. Golkar solid pokoknya," ungkapnya optimistis.

    "Bagi saya, siapa pun yang terpilih nanti, yang penting Golkar semakin kuat dan solid di Samarinda," pungkasnya.

    (Sf/Rs)