Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir membuat air Sungai Kelay, Kabupaten Berau meluap dan mengakibatkan banjir di sejumlah beberapa kampung, terutama yang berada di aliran sungai Kelay.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan musibah banjir ini menjadi perhatian serius pemkab dan meminta agar dinas terkait bergerak cepat melakukan inventarisir persoalan yang timbul akibat banjir tersebut.
"Apa saja yang menjadi masalah harus segera didata. Ini saya minta dinas terkait segera turun ke lokasi karena banyak kampung yang terkena musibah ini," kata Sri.
Ia juga meminta agar perusahaan yang beroperasi di sekitar kampung dapat memberikan kontribusinya dan membantu masyarakat.
Sri berharap dengan kolaborasi yang diciptakan ini bisa mengurangi beban korban banjir. "Saya pikir banyak perusahaan dna berharap bisa membantu warga kita yang menjadi korban banjir sebagai bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat Berau," tuturnya.
Dalam mengatasi bencana ini, Pemkab Berau pun telah membentuk tim reaksi cepat multisektor berdasarkan SK Bupati Nomor 588 tahun 2024 sebagai bentuk kolaborasi terpadu penanggulangan bencana. Kini, TRC pun telah bergerak ke sejumlah kampung yang mengalami musibah banjir.
Namun, Sri menegaskan Pemkab Berau berkomitmen akan terus bekerja keras mengantisipasi berbagai hal yang timbul akibat bencana ini. "Di tengah cuaca yang ekstrem saat ini saya juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu waspada. Kita berharap musibah ini bisa cepat berlalu," tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir membuat air Sungai Kelay, Kabupaten Berau meluap dan mengakibatkan banjir di sejumlah beberapa kampung, terutama yang berada di aliran sungai Kelay.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan musibah banjir ini menjadi perhatian serius pemkab dan meminta agar dinas terkait bergerak cepat melakukan inventarisir persoalan yang timbul akibat banjir tersebut.
"Apa saja yang menjadi masalah harus segera didata. Ini saya minta dinas terkait segera turun ke lokasi karena banyak kampung yang terkena musibah ini," kata Sri.
Ia juga meminta agar perusahaan yang beroperasi di sekitar kampung dapat memberikan kontribusinya dan membantu masyarakat.
Sri berharap dengan kolaborasi yang diciptakan ini bisa mengurangi beban korban banjir. "Saya pikir banyak perusahaan dna berharap bisa membantu warga kita yang menjadi korban banjir sebagai bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat Berau," tuturnya.
Dalam mengatasi bencana ini, Pemkab Berau pun telah membentuk tim reaksi cepat multisektor berdasarkan SK Bupati Nomor 588 tahun 2024 sebagai bentuk kolaborasi terpadu penanggulangan bencana. Kini, TRC pun telah bergerak ke sejumlah kampung yang mengalami musibah banjir.
Namun, Sri menegaskan Pemkab Berau berkomitmen akan terus bekerja keras mengantisipasi berbagai hal yang timbul akibat bencana ini. "Di tengah cuaca yang ekstrem saat ini saya juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu waspada. Kita berharap musibah ini bisa cepat berlalu," tandasnya.
(Sf/By)