Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati PPU, Mudyat Noor bersama Wakil Bupati, Abdul Waris Muin saat memberikan KPC kepada orang tua penerima manfaat (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor meninjau proses penyaluran Program Kartu Penajam Cerdas (KPC) ke pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 13 di Kecamatan Waru, Kamis (18/12/2025).
Program ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua siswa.
“Sebetulnya saya ingin pembagian KPC ini dilakukan di awal tahun pelajaran, sehingga sebelum anak-anak mulai sekolah, mereka sudah bisa langsung menerima manfaatnya. Insyaallah tahun depan kita upayakan bantuan ini bisa disalurkan sebelum murid diterima,” ujar Mudyat.
Bantuan berupa rekening berisikan saldo Rp600 ribu ini disalurkan untuk membantu para pelajar dalam memenuhi kelengkapan sekolah, seperti seragam, sepatu, tas dan lainnya. Ia menjelaskan program KPC ini sebenarnya diperuntukkan bagi seluruh siswa SD dan SMP di PPU.
Tapi akibat keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi, pemerintah daerah hanya mampu mengakomodir pelajar yang baru masuk sekolah saat tahun ajaran 2025/2026 atau kelas I SD dan kelas VII SMP yang berjumlah 6.736 orang.
“Kita pahami di awal masuk sekolah, orang tua biasanya terbebani untuk membeli seragam, tas dan sepatu. Karena itu bantuan ini difokuskan dulu untuk siswa baru agar tidak menjadi beban tambahan bagi orang tua,” jelasnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan orang tua dapat merasa lebih ringan, mengingat layanan pendidikan di sekolah negeri pada dasarnya sudah gratis.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya, untuk keperluan sekolah anak-anak kita,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati PPU, Mudyat Noor bersama Wakil Bupati, Abdul Waris Muin saat memberikan KPC kepada orang tua penerima manfaat (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor meninjau proses penyaluran Program Kartu Penajam Cerdas (KPC) ke pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 13 di Kecamatan Waru, Kamis (18/12/2025).
Program ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua siswa.
“Sebetulnya saya ingin pembagian KPC ini dilakukan di awal tahun pelajaran, sehingga sebelum anak-anak mulai sekolah, mereka sudah bisa langsung menerima manfaatnya. Insyaallah tahun depan kita upayakan bantuan ini bisa disalurkan sebelum murid diterima,” ujar Mudyat.
Bantuan berupa rekening berisikan saldo Rp600 ribu ini disalurkan untuk membantu para pelajar dalam memenuhi kelengkapan sekolah, seperti seragam, sepatu, tas dan lainnya. Ia menjelaskan program KPC ini sebenarnya diperuntukkan bagi seluruh siswa SD dan SMP di PPU.
Tapi akibat keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi, pemerintah daerah hanya mampu mengakomodir pelajar yang baru masuk sekolah saat tahun ajaran 2025/2026 atau kelas I SD dan kelas VII SMP yang berjumlah 6.736 orang.
“Kita pahami di awal masuk sekolah, orang tua biasanya terbebani untuk membeli seragam, tas dan sepatu. Karena itu bantuan ini difokuskan dulu untuk siswa baru agar tidak menjadi beban tambahan bagi orang tua,” jelasnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan orang tua dapat merasa lebih ringan, mengingat layanan pendidikan di sekolah negeri pada dasarnya sudah gratis.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya, untuk keperluan sekolah anak-anak kita,” tandasnya.
(Sf/Lo)