Seputar Kaltim

    Bupati PPU Dorong Desa dan Kelurahan Jadi Satu Ekosistem Ekonomi

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    23 Desember 2025 pukul 21:06 WITA

    Bupati PPU, Mudyat Noor (Dok: istimewa)

    Penajam – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor mendorong setiap desa dan kelurahan untuk saling terhubung dalam satu ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

    Ia menjelaskan konsep ekosistem yang dimaksud adalah kerja sama antarwilayah, di mana desa yang memiliki potensi dalam sektor tersebut dapat menjadi pemasok bagi desa maupun kelurahan lainnya yang membutuhkan.

    “Misalnya ada desa yang bisa menghasilkan pakan ternak, maka desa dan kelurahan lainnya bisa membeli. Kemudian misal ada satu desa yang menghasilkan pupuk, maka desa dan kelurahan lain bisa membelinya,” ujar Mudyat, Selasa (23/12/2025).

    Menurutnya, pola seperti ini akan menciptakan rantai ekonomi yang saling menguatkan. Ia menyampaikan desa dan kelurahan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi sesuai dengan potensi masing-masing wilayah.

    Ekosistem ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal dan pendapatan masyarakat desa. 

    Pemerintah daerah pun berkomitmen mendukung konsep ini melalui pendampingan serta penguatan kapasitas aparatur desa.

    “Kalau ini berjalan dengan baik, desa dan kelurahan di PPU bisa tumbuh bersama dan mandiri secara ekonomi,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Bupati PPU Dorong Desa dan Kelurahan Jadi Satu Ekosistem Ekonomi

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    23 Desember 2025 pukul 21:06 WITA

    Bupati PPU, Mudyat Noor (Dok: istimewa)

    Penajam – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor mendorong setiap desa dan kelurahan untuk saling terhubung dalam satu ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

    Ia menjelaskan konsep ekosistem yang dimaksud adalah kerja sama antarwilayah, di mana desa yang memiliki potensi dalam sektor tersebut dapat menjadi pemasok bagi desa maupun kelurahan lainnya yang membutuhkan.

    “Misalnya ada desa yang bisa menghasilkan pakan ternak, maka desa dan kelurahan lainnya bisa membeli. Kemudian misal ada satu desa yang menghasilkan pupuk, maka desa dan kelurahan lain bisa membelinya,” ujar Mudyat, Selasa (23/12/2025).

    Menurutnya, pola seperti ini akan menciptakan rantai ekonomi yang saling menguatkan. Ia menyampaikan desa dan kelurahan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi sesuai dengan potensi masing-masing wilayah.

    Ekosistem ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal dan pendapatan masyarakat desa. 

    Pemerintah daerah pun berkomitmen mendukung konsep ini melalui pendampingan serta penguatan kapasitas aparatur desa.

    “Kalau ini berjalan dengan baik, desa dan kelurahan di PPU bisa tumbuh bersama dan mandiri secara ekonomi,” tandasnya.

    (Sf/Lo)