Cari disini...
Seputar Kaltim
Seremonial peresmian Pendopo Loa Bepekat. (Foto: padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Bupati Kabupaten Paser, Fahmi Fadli didampingi Wakil Bupati Ikhwan Antasari melakukan peresmian Pendopo Lou Bepekat di Kecamatan Tanah Grogot pada Jumat (14/3/2025). Kegiatan ini dihadiri juga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Kabupaten Paser.
Fahmi Fadli dalam sambutannya menjelaskan pendopo ini dibangun sejak tahun 1980-an yang pada saat itu Drs Baddarani Abbas memimpin Pemerintahan Daerah (Pemda) di Kabupaten Paser. Sejak saat itulah pendopo digunakan sebagai tempat berbagai macam kegiatan dan tidak pernah mengalami perbaikan dengan skala yang besar. "Pada tahun 2024 lalu diputuskan untuk membangun kembali pendopo dengan konsep yang lebih modern," kata Fahmi Fadli.
Perubahan besar yang dilakukan setelah sekian lama tidak pernah mengalami perbaikan dengan skala besar seperti ini pada awalnya juga mengalami banyak reaksi pro dan kontra dikalangan masyarakat. Namun untuk menghadirkan gedung yang representatif dalam melaksanakan kegiatan, Pemda Paser tetap melanjutkan pembangunan guna menunjang pelayanan masyarakat ke depannya.
Untuk diketahui, pendopo yang dibangun ini memiliki luas sebesar 4.080 meter persegi dengan dua lantai. Anggaran pembangunan fisik tahap pertama Rp23.913. 695.000 dan tahap kedua pembangunan interior Rp14.198.000.000. Gedung Pendopo Loa Bepekat ini nantinya dapat digunakan untuk kegiatan pemerintahan juga dapat digunakan oleh masyarakat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. "Masih ada beberapa yang masih perlu dibangun untuk menunjang penggunaan pendopo Loa Bepekat ini seperti lahan parkir," ujarnya.
(Sf/Mr)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Seremonial peresmian Pendopo Loa Bepekat. (Foto: padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Bupati Kabupaten Paser, Fahmi Fadli didampingi Wakil Bupati Ikhwan Antasari melakukan peresmian Pendopo Lou Bepekat di Kecamatan Tanah Grogot pada Jumat (14/3/2025). Kegiatan ini dihadiri juga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Kabupaten Paser.
Fahmi Fadli dalam sambutannya menjelaskan pendopo ini dibangun sejak tahun 1980-an yang pada saat itu Drs Baddarani Abbas memimpin Pemerintahan Daerah (Pemda) di Kabupaten Paser. Sejak saat itulah pendopo digunakan sebagai tempat berbagai macam kegiatan dan tidak pernah mengalami perbaikan dengan skala yang besar. "Pada tahun 2024 lalu diputuskan untuk membangun kembali pendopo dengan konsep yang lebih modern," kata Fahmi Fadli.
Perubahan besar yang dilakukan setelah sekian lama tidak pernah mengalami perbaikan dengan skala besar seperti ini pada awalnya juga mengalami banyak reaksi pro dan kontra dikalangan masyarakat. Namun untuk menghadirkan gedung yang representatif dalam melaksanakan kegiatan, Pemda Paser tetap melanjutkan pembangunan guna menunjang pelayanan masyarakat ke depannya.
Untuk diketahui, pendopo yang dibangun ini memiliki luas sebesar 4.080 meter persegi dengan dua lantai. Anggaran pembangunan fisik tahap pertama Rp23.913. 695.000 dan tahap kedua pembangunan interior Rp14.198.000.000. Gedung Pendopo Loa Bepekat ini nantinya dapat digunakan untuk kegiatan pemerintahan juga dapat digunakan oleh masyarakat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. "Masih ada beberapa yang masih perlu dibangun untuk menunjang penggunaan pendopo Loa Bepekat ini seperti lahan parkir," ujarnya.
(Sf/Mr)