Seputar Kaltim

    Bupati Kutim Tegaskan Tak Akan Kurangi Pegawai Meski Besaran Duit APBD Turun

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    05 April 2026 pukul 15:43 WITA

    Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto:Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menegaskan Pemkab Kutim tidak berencana mengurangi jumlah pegawai negeri dilingkungan pemerintahan Kutim meskipun anggaran APBD mengalami penurunan.

    Menurut Bupati Ardiansyah, kemampuan fiskal Kutim masih cukup kuat untuk mempertahankan jumlah pegawai negeri dan memenuhi kebutuhan anggaran.

    "Kami tidak berniat untuk mengurangi jumlah pegawai. Bahkan, kami akan tetap mempertahankan pegawai karena kemampuan fiskal kita masih cukup tangguh," ujar Ardiansyah.

    Meski demikian, Ia mengatakan ada penurunan pada beberapa pos belanja, terutama Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP).

    "Yang terjadi adalah penurunan belanja pegawai, diantarnya TPP itu yang turun, kalau gaji pegawai masih bisa d penuhi," tambahnya.

    Ia mengatakan Pemkab Kutim terus fokus pada transformasi ekonomi, terutama dalam sektor-sektor non-pertambangan yang dapat mendukung perekonomian daerah.

    "Kami bertumpu pada sektor yang memang bisa kami kembangkan dan mampu mendukung perekonomian daerah, seperti pertanian, hortikultura, dan perkebunan," katanya.

    Ardiansyah juga menyebutkan pencapaian pertumbuhan ekonomi Kutim yang meningkat dari 8 persen menjadi lebih dari 11 persen merupakan prestasi yang patut dibanggakan.

    Meski demikian, sektor pertambangan tetap jadi andalan utama bagi Kutim, walaupun harga global fluktuatif.

    "Sektor pertambangan tetap diakui oleh negara, dan kami terus berupaya untuk memanfaatkan sumber daya yang ada untuk memperkuat ekonomi Kutim," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Bupati Kutim Tegaskan Tak Akan Kurangi Pegawai Meski Besaran Duit APBD Turun

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    05 April 2026 pukul 15:43 WITA

    Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto:Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menegaskan Pemkab Kutim tidak berencana mengurangi jumlah pegawai negeri dilingkungan pemerintahan Kutim meskipun anggaran APBD mengalami penurunan.

    Menurut Bupati Ardiansyah, kemampuan fiskal Kutim masih cukup kuat untuk mempertahankan jumlah pegawai negeri dan memenuhi kebutuhan anggaran.

    "Kami tidak berniat untuk mengurangi jumlah pegawai. Bahkan, kami akan tetap mempertahankan pegawai karena kemampuan fiskal kita masih cukup tangguh," ujar Ardiansyah.

    Meski demikian, Ia mengatakan ada penurunan pada beberapa pos belanja, terutama Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP).

    "Yang terjadi adalah penurunan belanja pegawai, diantarnya TPP itu yang turun, kalau gaji pegawai masih bisa d penuhi," tambahnya.

    Ia mengatakan Pemkab Kutim terus fokus pada transformasi ekonomi, terutama dalam sektor-sektor non-pertambangan yang dapat mendukung perekonomian daerah.

    "Kami bertumpu pada sektor yang memang bisa kami kembangkan dan mampu mendukung perekonomian daerah, seperti pertanian, hortikultura, dan perkebunan," katanya.

    Ardiansyah juga menyebutkan pencapaian pertumbuhan ekonomi Kutim yang meningkat dari 8 persen menjadi lebih dari 11 persen merupakan prestasi yang patut dibanggakan.

    Meski demikian, sektor pertambangan tetap jadi andalan utama bagi Kutim, walaupun harga global fluktuatif.

    "Sektor pertambangan tetap diakui oleh negara, dan kami terus berupaya untuk memanfaatkan sumber daya yang ada untuk memperkuat ekonomi Kutim," tutupnya.

    (Sf/Rs)