Seputar Kaltim

    Bupati Kutim Minta Percepatan Pemanfaatan Bandara Tanjung Bara

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    10 April 2026 pukul 13:42 WITA

    ilustrasi bandara (Foto: Freepik)

    Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian komunikasi terkait pemanfaatan Bandara Tanjung Bara agar dapat segera dibuka untuk umum.

    Menurutnya kini proses menuju pemanfaatan umum bandara tersebut sudah berada di tahap akhir, meskipun operasional maskapai masih terbatas.

    “Di sini saya ingin menggarisbawahi Dishub untuk segera menyelesaikan komunikasi dengan Bandara Tanjung Bara, karena sepertinya sudah hampir masuk tahap akhir untuk pemanfaatan umum,” ujar Ardiansyah.

    Ia mengatakan pembukaan akses penerbangan langsung ke Sangatta akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya tarik investasi di Kutim.

    Selama ini akses menuju Kutim masih harus melalui Samarinda atau Balikpapan, lalu dilanjutkan perjalanan darat yang cukup jauh.

    “Kami berharap dengan dibukanya untuk umum, partisipasi dunia usaha dalam investasi yang masuk ke Kutai Timur dapat semakin meningkat,” katanya.

    Ardiansyah optimistis jika penerbangan langsung ke Sangatta segera terealisasi, maka daerah ini akan semakin kompetitif dan berkembang ke depan.

    “Kalau ada penerbangan langsung ke Sangatta, ini menunjukkan kemungkinan yang lebih maju lagi ke depan. Segera diselesaikan,” tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Bupati Kutim Minta Percepatan Pemanfaatan Bandara Tanjung Bara

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    10 April 2026 pukul 13:42 WITA

    ilustrasi bandara (Foto: Freepik)

    Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian komunikasi terkait pemanfaatan Bandara Tanjung Bara agar dapat segera dibuka untuk umum.

    Menurutnya kini proses menuju pemanfaatan umum bandara tersebut sudah berada di tahap akhir, meskipun operasional maskapai masih terbatas.

    “Di sini saya ingin menggarisbawahi Dishub untuk segera menyelesaikan komunikasi dengan Bandara Tanjung Bara, karena sepertinya sudah hampir masuk tahap akhir untuk pemanfaatan umum,” ujar Ardiansyah.

    Ia mengatakan pembukaan akses penerbangan langsung ke Sangatta akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya tarik investasi di Kutim.

    Selama ini akses menuju Kutim masih harus melalui Samarinda atau Balikpapan, lalu dilanjutkan perjalanan darat yang cukup jauh.

    “Kami berharap dengan dibukanya untuk umum, partisipasi dunia usaha dalam investasi yang masuk ke Kutai Timur dapat semakin meningkat,” katanya.

    Ardiansyah optimistis jika penerbangan langsung ke Sangatta segera terealisasi, maka daerah ini akan semakin kompetitif dan berkembang ke depan.

    “Kalau ada penerbangan langsung ke Sangatta, ini menunjukkan kemungkinan yang lebih maju lagi ke depan. Segera diselesaikan,” tutupnya.

    (Sf/Lo)