Seputar Kaltim
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, meminta generasi muda tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga berani menciptakan inovasi untuk pengembangan sumber daya manusia dan sumber daya alam. Hal itu menjadi bagian dari persiapan menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
Ardiansyah mengatakan, persiapan menuju 2045 perlu dilakukan sejak sekarang. Pemuda diharapkan mampu mempersiapkan diri untuk melanjutkan estafet generasi dalam menentukan masa depan Indonesia.
“Pesan saya kepada pemuda Kutim, siapkan diri untuk estafet. Pemuda nanti pada 2045 itu sesuatu yang menjadi keniscayaan sebagai Indonesia Emas dan saat ini kita sudah mulai menyiapkan itu,” ujar Ardiansyah usai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Kantor Bupati Kutim.
Ia mengatakan, tantangan ke depan tidak bisa dihindari. Karena itu, pemuda perlu mempersiapkan diri dan membangun prestasi, sekaligus memiliki sikap kesatria untuk menghadapi berbagai tantangan.
“Prestasi-prestasi siapkan, kemudian tantangan itu sudah pasti ada, tapi yang paling penting adalah sikap kesatria untuk menghadapi tantangan itu,” katanya.
Ardiansyah juga mendorong pemuda mencari dan menciptakan inovasi yang dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA).
“Buatkan, cari dan ciptakan inovasi-inovasi yang cukup mendasar dalam rangka untuk pengembangan sumber daya manusia dan juga pengembangan sumber daya alam,” tuturnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, meminta generasi muda tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga berani menciptakan inovasi untuk pengembangan sumber daya manusia dan sumber daya alam. Hal itu menjadi bagian dari persiapan menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
Ardiansyah mengatakan, persiapan menuju 2045 perlu dilakukan sejak sekarang. Pemuda diharapkan mampu mempersiapkan diri untuk melanjutkan estafet generasi dalam menentukan masa depan Indonesia.
“Pesan saya kepada pemuda Kutim, siapkan diri untuk estafet. Pemuda nanti pada 2045 itu sesuatu yang menjadi keniscayaan sebagai Indonesia Emas dan saat ini kita sudah mulai menyiapkan itu,” ujar Ardiansyah usai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Kantor Bupati Kutim.
Ia mengatakan, tantangan ke depan tidak bisa dihindari. Karena itu, pemuda perlu mempersiapkan diri dan membangun prestasi, sekaligus memiliki sikap kesatria untuk menghadapi berbagai tantangan.
“Prestasi-prestasi siapkan, kemudian tantangan itu sudah pasti ada, tapi yang paling penting adalah sikap kesatria untuk menghadapi tantangan itu,” katanya.
Ardiansyah juga mendorong pemuda mencari dan menciptakan inovasi yang dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA).
“Buatkan, cari dan ciptakan inovasi-inovasi yang cukup mendasar dalam rangka untuk pengembangan sumber daya manusia dan juga pengembangan sumber daya alam,” tuturnya.
(Sf/Lo)