Seputar Kaltim

    Bupati Kutim Minta Pap Smear Gratis Diperluas, Peserta Didik Perempuan Jadi Sasaran Edukasi

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    24 Oktober 2026 pukul 21:44 WITA

    Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Pemeriksaan Pap smear gratis di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diharapkan berlanjut ke puskesmas lain. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) memperluas pelaksanaan pemeriksaan dan menyosialisasikan pencegahan kanker serviks kepada peserta didik perempuan tingkat SMP dan SMA.

    Pemeriksaan tersebut merupakan kerja sama Dinkes Kutim dengan BPJS Kesehatan. Saat ini, layanan dilaksanakan di tiga puskesmas, yakni Teluk Lingga, Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

    “Kalau hari ini ada tiga puskesmas, silakan di puskesmas lain juga lakukan. Jangan sampai ada anak-anak kita jadi persoalan nanti di masa akan datang,” ujar Ardiansyah.

    Ia juga meminta edukasi kesehatan diberikan kepada pelajar perempuan agar mereka memahami persoalan kesehatan sejak dini. Menurutnya, pemahaman tersebut penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

    “Sampaikan kepada pelajar, baik itu yang ada di SMP, SMA untuk mereka betul-betul memahami persoalan-persoalan ini. Jangan sampai bonus demografi kita dirusak dengan kesehatan yang terganggu. Persoalan sakit, persoalan kesehatan itu utama,” katanya.

    Selain perluasan pemeriksaan dan edukasi, Ardiansyah menyoroti pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan. Ia meminta seluruh tenaga kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit, segera membantu masyarakat yang membutuhkan fasilitasi tanpa menjadikan urusan administrasi sebagai alasan untuk menunda pelayanan.

    “Sebagai petugas kesehatan, berikan yang terbaik kepada masyarakat. Jangan menunggu, jangan menunggu dan jangan menunggu. Apabila ada yang sudah siap untuk minta difasilitasi, lakukan. Perkara administrasi itu bisa diselesaikan berikutnya,” ucapnya.

    Ardiansyah juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Bupati Kutim Minta Pap Smear Gratis Diperluas, Peserta Didik Perempuan Jadi Sasaran Edukasi

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    24 Oktober 2026 pukul 21:44 WITA

    Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Pemeriksaan Pap smear gratis di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diharapkan berlanjut ke puskesmas lain. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) memperluas pelaksanaan pemeriksaan dan menyosialisasikan pencegahan kanker serviks kepada peserta didik perempuan tingkat SMP dan SMA.

    Pemeriksaan tersebut merupakan kerja sama Dinkes Kutim dengan BPJS Kesehatan. Saat ini, layanan dilaksanakan di tiga puskesmas, yakni Teluk Lingga, Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

    “Kalau hari ini ada tiga puskesmas, silakan di puskesmas lain juga lakukan. Jangan sampai ada anak-anak kita jadi persoalan nanti di masa akan datang,” ujar Ardiansyah.

    Ia juga meminta edukasi kesehatan diberikan kepada pelajar perempuan agar mereka memahami persoalan kesehatan sejak dini. Menurutnya, pemahaman tersebut penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

    “Sampaikan kepada pelajar, baik itu yang ada di SMP, SMA untuk mereka betul-betul memahami persoalan-persoalan ini. Jangan sampai bonus demografi kita dirusak dengan kesehatan yang terganggu. Persoalan sakit, persoalan kesehatan itu utama,” katanya.

    Selain perluasan pemeriksaan dan edukasi, Ardiansyah menyoroti pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan. Ia meminta seluruh tenaga kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit, segera membantu masyarakat yang membutuhkan fasilitasi tanpa menjadikan urusan administrasi sebagai alasan untuk menunda pelayanan.

    “Sebagai petugas kesehatan, berikan yang terbaik kepada masyarakat. Jangan menunggu, jangan menunggu dan jangan menunggu. Apabila ada yang sudah siap untuk minta difasilitasi, lakukan. Perkara administrasi itu bisa diselesaikan berikutnya,” ucapnya.

    Ardiansyah juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

    (Sf/Lo)