Seputar Kaltim

    Bupati Kutim Ajak Warga Cegah Penyakit Jantung, Stroke, dan Diabetes Lewat Skrining Rutin

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    26 Juni 2026 pukul 16:00 WITA

    Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan dengan melakukan upaya pencegahan terhadap penyakit katastrofik, seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, diabetes melitus, dan hipertensi.

    Menurut Ardiansyah, pencegahan menjadi cara terbaik untuk mengurangi risiko penyakit serius yang membutuhkan pengobatan dalam waktu lama dan biaya yang tidak sedikit.

    "Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan derajat kesehatan dan mencegah penyakit katastrofik seperti jantung, stroke, gagal ginjal, diabetes, dan hipertensi," ujar Ardiansyah.

    Ia menjelaskan, langkah pertama yang perlu dilakukan masyarakat adalah menjalani skrining atau pemeriksaan riwayat kesehatan minimal satu kali setiap tahun sebagai upaya deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit.

    Selanjutnya, masyarakat yang hasil skriningnya menunjukkan adanya faktor risiko diminta segera melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

    Ardiansyah juga mengimbau penderita diabetes melitus dan hipertensi untuk mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di FKTP. Program tersebut meliputi edukasi kesehatan, aktivitas fisik secara rutin, dan pemeriksaan kesehatan berkala untuk membantu mengendalikan kondisi pasien.

    Selain itu, ia mendorong pasien penyakit kronis yang kondisinya telah stabil memanfaatkan Program Rujuk Balik (PRB) agar pengobatan tetap berkesinambungan sekaligus lebih mudah dijangkau.

    Tidak hanya itu, Bupati juga mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat melalui Gerak Sehat Prolanis 335, yakni tiga menit berjalan santai, dilanjutkan tiga menit berjalan cepat, kemudian diulang sebanyak lima kali.

    "Mencegah lebih baik daripada mengobati. Mari bersama wujudkan Kutim yang sehat dan produktif," tutupnya

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Bupati Kutim Ajak Warga Cegah Penyakit Jantung, Stroke, dan Diabetes Lewat Skrining Rutin

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    26 Juni 2026 pukul 16:00 WITA

    Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan dengan melakukan upaya pencegahan terhadap penyakit katastrofik, seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, diabetes melitus, dan hipertensi.

    Menurut Ardiansyah, pencegahan menjadi cara terbaik untuk mengurangi risiko penyakit serius yang membutuhkan pengobatan dalam waktu lama dan biaya yang tidak sedikit.

    "Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan derajat kesehatan dan mencegah penyakit katastrofik seperti jantung, stroke, gagal ginjal, diabetes, dan hipertensi," ujar Ardiansyah.

    Ia menjelaskan, langkah pertama yang perlu dilakukan masyarakat adalah menjalani skrining atau pemeriksaan riwayat kesehatan minimal satu kali setiap tahun sebagai upaya deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit.

    Selanjutnya, masyarakat yang hasil skriningnya menunjukkan adanya faktor risiko diminta segera melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

    Ardiansyah juga mengimbau penderita diabetes melitus dan hipertensi untuk mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di FKTP. Program tersebut meliputi edukasi kesehatan, aktivitas fisik secara rutin, dan pemeriksaan kesehatan berkala untuk membantu mengendalikan kondisi pasien.

    Selain itu, ia mendorong pasien penyakit kronis yang kondisinya telah stabil memanfaatkan Program Rujuk Balik (PRB) agar pengobatan tetap berkesinambungan sekaligus lebih mudah dijangkau.

    Tidak hanya itu, Bupati juga mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat melalui Gerak Sehat Prolanis 335, yakni tiga menit berjalan santai, dilanjutkan tiga menit berjalan cepat, kemudian diulang sebanyak lima kali.

    "Mencegah lebih baik daripada mengobati. Mari bersama wujudkan Kutim yang sehat dan produktif," tutupnya

    (Sf/Rs)