Seputar Kaltim

    Bupati Kukuhkan 36 Paskibraka Kutim, Ingatkan Kesiapan Mental dan Fisik

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengukuhkan 36 anggota Paskibraka yang akan bertugas dalam upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada peringatan HUT ke-80 RI di Sangatta. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengukuhkan 36 anggota paskibraka yang akan bertugas dalam upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada 17 Agustus 2025.

    Ardiansyah menyampaikan keterlibatan Paskibraka sebagai bagian dari estafet kenegaraan yang terus berjalan melalui generasi muda yang siap memimpin bangsa di masa depan. 

    "Ini momen terpenting bagi mereka yang dikukuhkan sebagai pasukan pengibar bendera duplikat. Estafet kenegaraan ini terus berlangsung dengan menumbuhkan generasi yang siap. Paskibraka ini salah satu bentuk regenerasi yang disiapkan negara,” ujar Ardiansyah, Jumat (15/8/25).

    Ia menambahkan, selama masa pelatihan, para paskibraka telah mendapatkan banyak pembekalan dari pelatih, pembina, dan pembimbing. Menurut Ardiansyah, ini saatnya mereka mempraktikkan semua ilmu yang telah diterima dengan baik.

    “Saya sampaikan, siapkan diri dengan baik. Siapkan mental, kedisiplinan, kemampuan fisik. Laksanakan tugas dengan baik. Setelah itu, bersiap juga untuk terus menjadi bagian dari regenerasi selanjutnya,” tambahnya.

    Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kondisi tubuh menjelang hari H, mengingat cuaca yang tidak menentu bisa berdampak pada kesehatan.

    “Kesehatan itu penting. Jangan sampai cuaca pancaroba panas dan hujan yang silih berganti mengganggu kesiapan. Ini bisa menyebabkan persoalan kesehatan yang sulit kita duga,” lanjutnya.

    Sementara itu, Ketua DPRD Kutim Jimmi menyampaikan pesan untuk para paskibraka. Ia mengingatkan agar para petugas menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momen penuh semangat dan rasa bahagia.

    “Ini hari raya bagi negara kita. Generasi milenial dan Gen Z harus melihat ini sebagai sesuatu yang bersejarah dan menumbuhkan rasa patriotisme sejak duduk di bangku sekolah,” kata Jimmi.

    Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak bisa dilepaskan dari perjuangan para pahlawan, karena itu generasi muda harus memahami nilai-nilai tersebut.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Bupati Kukuhkan 36 Paskibraka Kutim, Ingatkan Kesiapan Mental dan Fisik

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengukuhkan 36 anggota Paskibraka yang akan bertugas dalam upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada peringatan HUT ke-80 RI di Sangatta. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengukuhkan 36 anggota paskibraka yang akan bertugas dalam upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada 17 Agustus 2025.

    Ardiansyah menyampaikan keterlibatan Paskibraka sebagai bagian dari estafet kenegaraan yang terus berjalan melalui generasi muda yang siap memimpin bangsa di masa depan. 

    "Ini momen terpenting bagi mereka yang dikukuhkan sebagai pasukan pengibar bendera duplikat. Estafet kenegaraan ini terus berlangsung dengan menumbuhkan generasi yang siap. Paskibraka ini salah satu bentuk regenerasi yang disiapkan negara,” ujar Ardiansyah, Jumat (15/8/25).

    Ia menambahkan, selama masa pelatihan, para paskibraka telah mendapatkan banyak pembekalan dari pelatih, pembina, dan pembimbing. Menurut Ardiansyah, ini saatnya mereka mempraktikkan semua ilmu yang telah diterima dengan baik.

    “Saya sampaikan, siapkan diri dengan baik. Siapkan mental, kedisiplinan, kemampuan fisik. Laksanakan tugas dengan baik. Setelah itu, bersiap juga untuk terus menjadi bagian dari regenerasi selanjutnya,” tambahnya.

    Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kondisi tubuh menjelang hari H, mengingat cuaca yang tidak menentu bisa berdampak pada kesehatan.

    “Kesehatan itu penting. Jangan sampai cuaca pancaroba panas dan hujan yang silih berganti mengganggu kesiapan. Ini bisa menyebabkan persoalan kesehatan yang sulit kita duga,” lanjutnya.

    Sementara itu, Ketua DPRD Kutim Jimmi menyampaikan pesan untuk para paskibraka. Ia mengingatkan agar para petugas menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momen penuh semangat dan rasa bahagia.

    “Ini hari raya bagi negara kita. Generasi milenial dan Gen Z harus melihat ini sebagai sesuatu yang bersejarah dan menumbuhkan rasa patriotisme sejak duduk di bangku sekolah,” kata Jimmi.

    Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak bisa dilepaskan dari perjuangan para pahlawan, karena itu generasi muda harus memahami nilai-nilai tersebut.

    (Sf/Rs)