Seputar Kaltim

    Bupati Kukar Lepas 20 Pelajar yang Lanjutkan Pendidikan di Jawa Barat

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    22 Juli 2023 pukul 11:33 WITA

    Pelepasan pelajar Kukar yang melanjutkan pendidikan di SMK Wikrama, Jawa Barat. (Foto: M. Anshori/Seputarfakta.com).

    Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah melepas keberangkatan 20 pelajar ke SMK Wikrama, Kota Bogor dan Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Jumat (21/7/23).

    Keberangkatan pelajar Kukar ke Jawa Barat ini merupakan bagian dari program beasiswa Kukar Idaman yang berkolaborasi dengan Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Kukar. 

    Bupati Kukar, Edi Damansyah mengatakan SMK Wikrama memiliki dua sekolah yang berada di Kota Bogor dan Kabupaten Garut.

    Di Garut terdapat program Tahfiz Quran, sedangkan Bogor sekolah umum. Salah satu keunggulannya adalah jurusan Informasi Teknologi (IT). 

    Program beasiswa ini juga merupakan upaya untuk membantu pelajar Kukar untuk menempuh pendidikan di luar daerah. 

    "Anak-anak kita yang beragama non Muslim sekolah di Bogor. Keunggulan di Garut itu IT dan keagamaannya belajar Al-Quran," kata Edi Damansyah. 

    Edi mengaku Pemkab Kukar sudah menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan perguruan tinggi di luar Kaltim. Program ini sudah berjalan kedua kalinya dengan tujuan untuk memfasilitasi putra-putri Kukar agar mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan. 

    "Ini bagian dari komitmen kami dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang berakhlak mulia, unggul, dan berbudaya," ungkap Edi.

    Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza menambahkan, kriteria pelajar yang menerima beasiswa adalah yatim piatu, pra sejahtera dan siswa berprestasi. 

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar akan menyeleksi siswa yang mendaftar. Proses seleksi dilakukan oleh Satgas Pendidikan berkolaborasi Dinas Pendidikan. 

    Dari 20 peserta yang berangkat, 17 di antaranya akan dibiayai perusahaan sebagai orang tua asuh. Sedangkan tiga pelajar siswa-siswi lainnya akan dibiayai Pemkab Kukar.

    "Beasiswa ini mencakup seluruh biaya operasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Biaya pendidikan satu tahun mencapai sekitar Rp 35 juta." ujar Edi. 

    Jenis jurusan yang ditawarkan yaitu Informasi Teknologi (IT), publikasi, tata boga, manajemen promosi bisnis, dan perhotelan, meski banyak yang memilih IT, di Bogor memiliki tiga jurusan, sementara di Garut ada 17 jurusan berbasis Tahfiz Qur'an.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Bupati Kukar Lepas 20 Pelajar yang Lanjutkan Pendidikan di Jawa Barat

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    22 Juli 2023 pukul 11:33 WITA

    Pelepasan pelajar Kukar yang melanjutkan pendidikan di SMK Wikrama, Jawa Barat. (Foto: M. Anshori/Seputarfakta.com).

    Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah melepas keberangkatan 20 pelajar ke SMK Wikrama, Kota Bogor dan Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Jumat (21/7/23).

    Keberangkatan pelajar Kukar ke Jawa Barat ini merupakan bagian dari program beasiswa Kukar Idaman yang berkolaborasi dengan Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Kukar. 

    Bupati Kukar, Edi Damansyah mengatakan SMK Wikrama memiliki dua sekolah yang berada di Kota Bogor dan Kabupaten Garut.

    Di Garut terdapat program Tahfiz Quran, sedangkan Bogor sekolah umum. Salah satu keunggulannya adalah jurusan Informasi Teknologi (IT). 

    Program beasiswa ini juga merupakan upaya untuk membantu pelajar Kukar untuk menempuh pendidikan di luar daerah. 

    "Anak-anak kita yang beragama non Muslim sekolah di Bogor. Keunggulan di Garut itu IT dan keagamaannya belajar Al-Quran," kata Edi Damansyah. 

    Edi mengaku Pemkab Kukar sudah menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan perguruan tinggi di luar Kaltim. Program ini sudah berjalan kedua kalinya dengan tujuan untuk memfasilitasi putra-putri Kukar agar mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan. 

    "Ini bagian dari komitmen kami dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang berakhlak mulia, unggul, dan berbudaya," ungkap Edi.

    Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza menambahkan, kriteria pelajar yang menerima beasiswa adalah yatim piatu, pra sejahtera dan siswa berprestasi. 

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar akan menyeleksi siswa yang mendaftar. Proses seleksi dilakukan oleh Satgas Pendidikan berkolaborasi Dinas Pendidikan. 

    Dari 20 peserta yang berangkat, 17 di antaranya akan dibiayai perusahaan sebagai orang tua asuh. Sedangkan tiga pelajar siswa-siswi lainnya akan dibiayai Pemkab Kukar.

    "Beasiswa ini mencakup seluruh biaya operasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Biaya pendidikan satu tahun mencapai sekitar Rp 35 juta." ujar Edi. 

    Jenis jurusan yang ditawarkan yaitu Informasi Teknologi (IT), publikasi, tata boga, manajemen promosi bisnis, dan perhotelan, meski banyak yang memilih IT, di Bogor memiliki tiga jurusan, sementara di Garut ada 17 jurusan berbasis Tahfiz Qur'an.

    (Sf/By)