Seputar Kaltim

    Bupati Berau Resmi Jabat Bunda Literasi, Komitmen Dorong Budaya Baca Masyarakat

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    20 Oktober 2025 pukul 15:33 WITA

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas saat pelantikan Bunda Literasi, di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim pada Minggu (19/10/2025). (Foto: Humas Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas resmi menjabat sebagai Bunda Literasi Kabupaten Berau setelah dilantik oleh Bunda Literasi Kalimantan Timur, Suraidah Syarifah Harum, di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) pada Minggu (19/10/2025).

    Pelantikan ini diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltim dan dirangkai dengan beberapa agenda lain, termasuk pelantikan Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, Bunda PAUD, dan Ketua TP Posyandu Kabupaten Mahakam Ulu, serta pengukuhan Bunda Literasi Provinsi dan Kabupaten atau Kota se-Kaltim.

    Dalam kesempatan itu, Gubernur Kaltim, Rudi Mas'ud, turut hadir dan melantik Bunda Literasi Provinsi Kaltim, menegaskan bahwa peran Bunda Literasi bukan sekadar simbol, tetapi bentuk tanggung jawab sosial dan moral dalam menumbuhkan semangat literasi di tengah masyarakat.

    "Bunda Literasi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran membaca di setiap lapisan masyarakat, demi menciptakan generasi yang cerdas dan berdaya saing," ujar Rudi.

    Kemudian, Bunda Literasi Kaltim, Suraidah Syarifah Harum menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan bangsa. Oleh karena itu, ia pun mengajak seluruh perempuan di Kalimantan Timur untuk menjadikan semangat gotong royong sebagai dasar dalam mendukung pembangunan daerah.

    "Semangat gotong royong harus menjadi roh dari setiap langkah perempuan di Kalimantan Timur dalam mendukung visi pembangunan daerah," tegas Suraidah.

    Sementara itu, Sri Juniarsih Mas menyampaikan komitmennya untuk memperkuat gerakan literasi masyarakat di Kabupaten Berau. Salah satu langkah yang akan ditempuh yakni menambah fasilitas membaca di ruang publik agar akses terhadap bahan bacaan semakin mudah.

    "Fasilitas yang memudahkan dalam membaca akan kami sediakan di setiap tempat keramaian maupun di kantor-kantor," ujarnya.

    Sri pun mengajak masyarakat Berau untuk menjadikan budaya membaca sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar kebiasaan.

    "Karena melalui membaca kita bisa menjelajahi dunia," tutup Bupati Berau.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Bupati Berau Resmi Jabat Bunda Literasi, Komitmen Dorong Budaya Baca Masyarakat

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    20 Oktober 2025 pukul 15:33 WITA

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas saat pelantikan Bunda Literasi, di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim pada Minggu (19/10/2025). (Foto: Humas Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas resmi menjabat sebagai Bunda Literasi Kabupaten Berau setelah dilantik oleh Bunda Literasi Kalimantan Timur, Suraidah Syarifah Harum, di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) pada Minggu (19/10/2025).

    Pelantikan ini diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltim dan dirangkai dengan beberapa agenda lain, termasuk pelantikan Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, Bunda PAUD, dan Ketua TP Posyandu Kabupaten Mahakam Ulu, serta pengukuhan Bunda Literasi Provinsi dan Kabupaten atau Kota se-Kaltim.

    Dalam kesempatan itu, Gubernur Kaltim, Rudi Mas'ud, turut hadir dan melantik Bunda Literasi Provinsi Kaltim, menegaskan bahwa peran Bunda Literasi bukan sekadar simbol, tetapi bentuk tanggung jawab sosial dan moral dalam menumbuhkan semangat literasi di tengah masyarakat.

    "Bunda Literasi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran membaca di setiap lapisan masyarakat, demi menciptakan generasi yang cerdas dan berdaya saing," ujar Rudi.

    Kemudian, Bunda Literasi Kaltim, Suraidah Syarifah Harum menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan bangsa. Oleh karena itu, ia pun mengajak seluruh perempuan di Kalimantan Timur untuk menjadikan semangat gotong royong sebagai dasar dalam mendukung pembangunan daerah.

    "Semangat gotong royong harus menjadi roh dari setiap langkah perempuan di Kalimantan Timur dalam mendukung visi pembangunan daerah," tegas Suraidah.

    Sementara itu, Sri Juniarsih Mas menyampaikan komitmennya untuk memperkuat gerakan literasi masyarakat di Kabupaten Berau. Salah satu langkah yang akan ditempuh yakni menambah fasilitas membaca di ruang publik agar akses terhadap bahan bacaan semakin mudah.

    "Fasilitas yang memudahkan dalam membaca akan kami sediakan di setiap tempat keramaian maupun di kantor-kantor," ujarnya.

    Sri pun mengajak masyarakat Berau untuk menjadikan budaya membaca sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar kebiasaan.

    "Karena melalui membaca kita bisa menjelajahi dunia," tutup Bupati Berau.

    (Sf/Rs)