Seputar Kaltim

    Bulog Samarinda Siapkan 8.670 Ton Beras Hadapi Ramadan Hingga Idulfitri

    Redaktur:Maruly Z
    20 Januari 2026 pukul 10:05 WITA

    Gudang Bulog Samarinda (seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang Bulan Suci Ramadan hingga Idulfitri 2026. Upaya ini dilakukan melalui langkah langkah pengendalian inflasi yang terukur dan berkelanjutan.

    Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menegaskan pentingnya kesiapan penuh, konkret, dan terukur bukan hanya sebatas antisipasi dalam menghadapi potensi lonjakan kebutuhan masyarakat.

    Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Internal Pengendalian Inflasi, yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota bersama Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Samarinda, Senin (19/1/2026), di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Lantai III Balai Kota Samarinda.

    Perum Bulog Kota Samarinda memastikan stok beras sebanyak 8.670 ton serta minyak goreng Minyakita dalam kondisi aman untuk tiga bulan ke depan. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Heny Kartika Handayani, melaporkan sebagian besar komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, daging ayam, cabai, dan bawang putih masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Adapun komoditas yang melebihi HET antara lain gula pasir, daging sapi, telur ayam ras, dan kedelai.

    Dilansir dari website Diskominfo Samarinda, Saefuddin Zuhri juga menyoroti potensi kenaikan harga tiket transportasi udara menjelang Ramadan dan Idulfitri. Ia meminta agar Dinas Perhubungan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk merumuskan langkah pengendalian yang terukur sehingga lonjakan tarif tidak memberatkan masyarakat.

    Dari sisi ketahanan pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapang) Kota Samarinda melalui Aji Syarifah Zulaiha melaporkan pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim, yang akan digelar di lima kelurahan Bukuan, Rawa Makmur, Loa Bakung, Sungai Kapih, dan Gunung Lingai pada 3–5 Februari dan 10–11 Februari 2026. Selain itu, Ketapang juga menyiapkan penyaluran bantuan pangan kepada 450 kepala keluarga di tiga kecamatan.

    (Sf/Mr)

    Seputar Kaltim

    Bulog Samarinda Siapkan 8.670 Ton Beras Hadapi Ramadan Hingga Idulfitri

    Redaktur:Maruly Z
    20 Januari 2026 pukul 10:05 WITA

    Gudang Bulog Samarinda (seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang Bulan Suci Ramadan hingga Idulfitri 2026. Upaya ini dilakukan melalui langkah langkah pengendalian inflasi yang terukur dan berkelanjutan.

    Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menegaskan pentingnya kesiapan penuh, konkret, dan terukur bukan hanya sebatas antisipasi dalam menghadapi potensi lonjakan kebutuhan masyarakat.

    Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Internal Pengendalian Inflasi, yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota bersama Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Samarinda, Senin (19/1/2026), di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Lantai III Balai Kota Samarinda.

    Perum Bulog Kota Samarinda memastikan stok beras sebanyak 8.670 ton serta minyak goreng Minyakita dalam kondisi aman untuk tiga bulan ke depan. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Heny Kartika Handayani, melaporkan sebagian besar komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, daging ayam, cabai, dan bawang putih masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Adapun komoditas yang melebihi HET antara lain gula pasir, daging sapi, telur ayam ras, dan kedelai.

    Dilansir dari website Diskominfo Samarinda, Saefuddin Zuhri juga menyoroti potensi kenaikan harga tiket transportasi udara menjelang Ramadan dan Idulfitri. Ia meminta agar Dinas Perhubungan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk merumuskan langkah pengendalian yang terukur sehingga lonjakan tarif tidak memberatkan masyarakat.

    Dari sisi ketahanan pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapang) Kota Samarinda melalui Aji Syarifah Zulaiha melaporkan pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim, yang akan digelar di lima kelurahan Bukuan, Rawa Makmur, Loa Bakung, Sungai Kapih, dan Gunung Lingai pada 3–5 Februari dan 10–11 Februari 2026. Selain itu, Ketapang juga menyiapkan penyaluran bantuan pangan kepada 450 kepala keluarga di tiga kecamatan.

    (Sf/Mr)