Cari disini...
Seputar Kaltim
Minyak yang dijual di salah satu toko Kecamatan Tanah Grogot (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Paser menyiapkan sebanyak 50.000 liter minyak guna bersiap memasuki bulan suci ramadan 1447 Hijriah.
Kepala Perum Bulog Kabupaten Paser, Muhammad Mukhlis menjelaskan saat ini pihaknya menaruh fokus pada komoditi tersebut dikarenakan harganya sempat berada diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) beberapa waktu lalu.
"Untuk minyak medium harganya sempat diatas HET. Namun setelah didatangkan 20.000 liter minyak harga tersebut kembali turun diharga Rp16 ribu," kata Muhammad Mukhlis, Selasa (3/2/2026).
Menilik kebelakang, biasanya bulan suci ramadan tidak jarang dijadikan momentum bagi oknum-oknum pedagang di pasaran menaikan harga dagangan mereka demi meraih keuntungan yang lebih besar.
Untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya telah melakukan pemesanan sebanyak 30.000 liter minyak lagi guna menekan harga yang akan beredar di pasaran.
"Ada 30.000 liter lagi yang akan datang sebelum bulan puasa dilaksanakan," tambahnya.
Langkah-langkah yang diambil tersebut juga ditujukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan komoditi minyak selama bulan ramadan berlangsung sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman.
Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan dikarenakan dapat menggangu stabilitas harga di pasaran.
"Kami akan terus memantau kondisi di lapangan guna menjaga stabilitas harga minyak di pasaran," tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Minyak yang dijual di salah satu toko Kecamatan Tanah Grogot (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Paser menyiapkan sebanyak 50.000 liter minyak guna bersiap memasuki bulan suci ramadan 1447 Hijriah.
Kepala Perum Bulog Kabupaten Paser, Muhammad Mukhlis menjelaskan saat ini pihaknya menaruh fokus pada komoditi tersebut dikarenakan harganya sempat berada diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) beberapa waktu lalu.
"Untuk minyak medium harganya sempat diatas HET. Namun setelah didatangkan 20.000 liter minyak harga tersebut kembali turun diharga Rp16 ribu," kata Muhammad Mukhlis, Selasa (3/2/2026).
Menilik kebelakang, biasanya bulan suci ramadan tidak jarang dijadikan momentum bagi oknum-oknum pedagang di pasaran menaikan harga dagangan mereka demi meraih keuntungan yang lebih besar.
Untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya telah melakukan pemesanan sebanyak 30.000 liter minyak lagi guna menekan harga yang akan beredar di pasaran.
"Ada 30.000 liter lagi yang akan datang sebelum bulan puasa dilaksanakan," tambahnya.
Langkah-langkah yang diambil tersebut juga ditujukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan komoditi minyak selama bulan ramadan berlangsung sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman.
Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan dikarenakan dapat menggangu stabilitas harga di pasaran.
"Kami akan terus memantau kondisi di lapangan guna menjaga stabilitas harga minyak di pasaran," tutupnya.
(Sf/Rs)