Cari disini...
Seputar Kaltim
Program MBG di SMPN 2 Tanah Grogot (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Bulog Kabupaten Paser menegaskan kesiapannya untuk menyuplai beras pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang (Kanca) Paser, Muhammad Mukhlis menjelaskan Badan Gizi Nasional (BGN), Perum Bulog pusat dan Menteri Koordinator (Menko) Pangan telah melaksanakan koordinasi terkait rencana masuknya Bulog guna menyuplai beras dalam program MBG.
"Sudah ada koordinasi di pusat dan kami sudah mengantongi surat dari BGN," kata Muhammad Mukhlis, Senin (2/2/2026).
Khususnya di Kabupaten Paser, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan tinggal melakukan uji kelayakan guna memenuhi standar mutu beras yang akan disuplai dari Bulog.
Di beberapa daerah pulau Jawa, beras Bulog telah masuk dan dapat disuplai untuk memenuhi kebutuhan program MBG karena dianggap sesuai dengan tipe beras yang diinginkan.
"Rata-rata beras premium. Kami siap untuk mengolah melalui beberapa sentra pengolahan yang baik yang kami miliki di beberapa daerah," tambahnya.
Selain beras, pihaknya juga menegaskan kesiapannya untuk dapat menyuplai beberapa komoditi lain yang digunakan dalam program MBG, seperti minyak dan daging.
"Selain beras kami juga telah menawarkan beberapa bahan lain seperti minyak dan daging," ucapnya.
Kini ketersediaan stok beras untuk skala nasional berada di angka 3,2 juta ton dan akan terus bertambah ke depannya guna menyuplai pasokan beras di masyarakat.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Program MBG di SMPN 2 Tanah Grogot (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Bulog Kabupaten Paser menegaskan kesiapannya untuk menyuplai beras pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang (Kanca) Paser, Muhammad Mukhlis menjelaskan Badan Gizi Nasional (BGN), Perum Bulog pusat dan Menteri Koordinator (Menko) Pangan telah melaksanakan koordinasi terkait rencana masuknya Bulog guna menyuplai beras dalam program MBG.
"Sudah ada koordinasi di pusat dan kami sudah mengantongi surat dari BGN," kata Muhammad Mukhlis, Senin (2/2/2026).
Khususnya di Kabupaten Paser, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan tinggal melakukan uji kelayakan guna memenuhi standar mutu beras yang akan disuplai dari Bulog.
Di beberapa daerah pulau Jawa, beras Bulog telah masuk dan dapat disuplai untuk memenuhi kebutuhan program MBG karena dianggap sesuai dengan tipe beras yang diinginkan.
"Rata-rata beras premium. Kami siap untuk mengolah melalui beberapa sentra pengolahan yang baik yang kami miliki di beberapa daerah," tambahnya.
Selain beras, pihaknya juga menegaskan kesiapannya untuk dapat menyuplai beberapa komoditi lain yang digunakan dalam program MBG, seperti minyak dan daging.
"Selain beras kami juga telah menawarkan beberapa bahan lain seperti minyak dan daging," ucapnya.
Kini ketersediaan stok beras untuk skala nasional berada di angka 3,2 juta ton dan akan terus bertambah ke depannya guna menyuplai pasokan beras di masyarakat.
(Sf/Lo)