Seputar Kaltim

    Bukan Lagi Sawit, Seno Aji Ungkap Sektor ini jadi Primadona Baru Investasi Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdisnto
    22 Desember 2025 pukul 17:15 WITA

    Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat diwawancari pada Rabu (3/12/2025). (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan bahwa Kaltim tidak boleh lagi terjebak dalam ketergantungan pada sektor komoditas konvensional seperti sawit dan tambang. 

    Ia memberikan sinyal kuat bahwa Bumi Etam kini tengah bersiap memasuki era baru sebagai pusat investasi Energi Baru Terbarukan (EBT).

    Seno mengungkapkan, meski sawit selama ini menjadi tulang punggung daya tarik investor, pergeseran tren global menuntut Kaltim untuk lebih progresif. 

    Pilihan strategisnya jatuh pada sektor energi bersih, dengan fokus utama pada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

    "Kita memiliki potensi besar, tapi kita butuh keberanian untuk beralih. PLTSa adalah jawaban strategis kita terhadap kebutuhan listrik industri yang melonjak sekaligus solusi nyata bagi persoalan lingkungan perkotaan," tegas Seno belum lama ini.

    Kepemimpinan Seno Aji dalam proyek ini terlihat dari keseriusannya menyaring mitra kerja sama. Hingga saat ini, sudah ada tiga investor yang menyatakan minat serius dan telah menyerahkan proposal awal mereka. 

    Namun, Seno memastikan bahwa pemprov tidak akan sembarangan dalam memilih.

    Dalam waktu dekat, ia akan memimpin langsung proses "Beauty Contest" sebuah mekanisme seleksi transparan untuk menilai investor mana yang memiliki teknologi paling mutakhir dan kesiapan finansial paling kokoh.

    "Harapan saya, lewat beauty contest ini, kita mendapatkan mitra kelas dunia yang bisa memberikan nilai tambah maksimal bagi daerah. Kita bicara soal investasi jangka panjang, bukan sekadar proyek sesaat," tambahnya.

    Bagi Seno, PLTSa bukan hanya soal membuang sampah, melainkan cara Kaltim membangun energi alternatif yang berkelanjutan. 

    Dengan populasi yang terus tumbuh dan aktivitas industri yang kian masif, ketersediaan energi bersih untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil.

    Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor jasa lingkungan.

    Selain itu, memodernisasi tata kota melalui sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi. Dan menjamin kemandirian energi Kaltim di masa depan.

    "Pemerintah provinsi akan memastikan seluruh proses ini berjalan profesional dan sesuai regulasi. Ini adalah komitmen kita untuk masyarakat Kaltim dan lingkungan yang lebih baik," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Bukan Lagi Sawit, Seno Aji Ungkap Sektor ini jadi Primadona Baru Investasi Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdisnto
    22 Desember 2025 pukul 17:15 WITA

    Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat diwawancari pada Rabu (3/12/2025). (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan bahwa Kaltim tidak boleh lagi terjebak dalam ketergantungan pada sektor komoditas konvensional seperti sawit dan tambang. 

    Ia memberikan sinyal kuat bahwa Bumi Etam kini tengah bersiap memasuki era baru sebagai pusat investasi Energi Baru Terbarukan (EBT).

    Seno mengungkapkan, meski sawit selama ini menjadi tulang punggung daya tarik investor, pergeseran tren global menuntut Kaltim untuk lebih progresif. 

    Pilihan strategisnya jatuh pada sektor energi bersih, dengan fokus utama pada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

    "Kita memiliki potensi besar, tapi kita butuh keberanian untuk beralih. PLTSa adalah jawaban strategis kita terhadap kebutuhan listrik industri yang melonjak sekaligus solusi nyata bagi persoalan lingkungan perkotaan," tegas Seno belum lama ini.

    Kepemimpinan Seno Aji dalam proyek ini terlihat dari keseriusannya menyaring mitra kerja sama. Hingga saat ini, sudah ada tiga investor yang menyatakan minat serius dan telah menyerahkan proposal awal mereka. 

    Namun, Seno memastikan bahwa pemprov tidak akan sembarangan dalam memilih.

    Dalam waktu dekat, ia akan memimpin langsung proses "Beauty Contest" sebuah mekanisme seleksi transparan untuk menilai investor mana yang memiliki teknologi paling mutakhir dan kesiapan finansial paling kokoh.

    "Harapan saya, lewat beauty contest ini, kita mendapatkan mitra kelas dunia yang bisa memberikan nilai tambah maksimal bagi daerah. Kita bicara soal investasi jangka panjang, bukan sekadar proyek sesaat," tambahnya.

    Bagi Seno, PLTSa bukan hanya soal membuang sampah, melainkan cara Kaltim membangun energi alternatif yang berkelanjutan. 

    Dengan populasi yang terus tumbuh dan aktivitas industri yang kian masif, ketersediaan energi bersih untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil.

    Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor jasa lingkungan.

    Selain itu, memodernisasi tata kota melalui sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi. Dan menjamin kemandirian energi Kaltim di masa depan.

    "Pemerintah provinsi akan memastikan seluruh proses ini berjalan profesional dan sesuai regulasi. Ini adalah komitmen kita untuk masyarakat Kaltim dan lingkungan yang lebih baik," tutupnya.

    (Sf/Rs)