Seputar Kaltim

    Budiono Berharap Program Pendidikan di Balikpapan akan Terus Berlanjut

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    19 Oktober 2024 pukul 18:43 WITA

    Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono kembali menyoroti minimnya fasilitas pendidikan di Kota Balikpapan.

    Kondisi ini tentunya masih menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di 2025 mendatang.

    “Saya mengapresiasi kepemimpinan kepala daerah yang selama ini telah fokus terhadap dunia pendidikan, tapi kami harus akui bahwa pendidikan kita ini masih jauh dari harapan,” ucap Budiono, Sabtu (19/10/2024).

    Ia menyebut jumlah lulusan dari SD setiap tahunnya mencapai 12.000 siswa lebih, sedangkan ketersediaan bangku pelajar yang ada di tingkat SMP hanya menampung sekitar 7 ribuan.

    Artinya, kata dia, Kota Balikpapan masih kekurangan banyak sekali ketersediaan fasilitas pendidikan. Padahal sesuai aturan, pemerintah wajib menyediakan sekitar 70 persen kuota untuk bangku sekolah tingkat negeri. 

    Sisanya, yakni 30 persennya perhatian untuk sekolah swasta. “Untuk upaya pembangunan fasilitas pendidikan sudah ada, meski kurang kencang. Sebab kami sama-sama tahu sistem PPDB yang menggunakan zonasi belum bisa terjawab oleh Kota Balikpapan, sehingga setiap pelaksanaan PPDB selalu timbul kegelisahan orang tua untuk mencarikan anaknya sekolah,” jelasnya.

    Ia berharap ke depannya, program pendidikan yang sudah ada, baik itu seragam gratis dan pembangunan sekolah dapat dilanjutkan oleh pemimpin selanjutnya, sehingga bisa berkelanjutan.

    Apalagi jumlah penduduk di Kota Balikpapan terus bertambah karena faktor perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Kaltim.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Budiono Berharap Program Pendidikan di Balikpapan akan Terus Berlanjut

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    19 Oktober 2024 pukul 18:43 WITA

    Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono kembali menyoroti minimnya fasilitas pendidikan di Kota Balikpapan.

    Kondisi ini tentunya masih menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di 2025 mendatang.

    “Saya mengapresiasi kepemimpinan kepala daerah yang selama ini telah fokus terhadap dunia pendidikan, tapi kami harus akui bahwa pendidikan kita ini masih jauh dari harapan,” ucap Budiono, Sabtu (19/10/2024).

    Ia menyebut jumlah lulusan dari SD setiap tahunnya mencapai 12.000 siswa lebih, sedangkan ketersediaan bangku pelajar yang ada di tingkat SMP hanya menampung sekitar 7 ribuan.

    Artinya, kata dia, Kota Balikpapan masih kekurangan banyak sekali ketersediaan fasilitas pendidikan. Padahal sesuai aturan, pemerintah wajib menyediakan sekitar 70 persen kuota untuk bangku sekolah tingkat negeri. 

    Sisanya, yakni 30 persennya perhatian untuk sekolah swasta. “Untuk upaya pembangunan fasilitas pendidikan sudah ada, meski kurang kencang. Sebab kami sama-sama tahu sistem PPDB yang menggunakan zonasi belum bisa terjawab oleh Kota Balikpapan, sehingga setiap pelaksanaan PPDB selalu timbul kegelisahan orang tua untuk mencarikan anaknya sekolah,” jelasnya.

    Ia berharap ke depannya, program pendidikan yang sudah ada, baik itu seragam gratis dan pembangunan sekolah dapat dilanjutkan oleh pemimpin selanjutnya, sehingga bisa berkelanjutan.

    Apalagi jumlah penduduk di Kota Balikpapan terus bertambah karena faktor perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Kaltim.

    (Sf/By)