Cari disini...
Seputar Kaltim
Warga sekitar saat melakukan proses pencarian korban yang dimangsa buaya di kawasan Kariangau. (Foto: Grub Relawan/Seputarfakta.com)
Samarinda - Peristiwa tragis terjadi di perairan Sungai Selok, kawasan Kariangau, Balikpapan Barat. Seorang warga dilaporkan tewas setelah diterkam buaya saat sedang memancing seorang diri, Rabu (14/10/25) subuh.
Lokasi nahas itu berada di dekat area strategis, yakni di sekitar Tol Kilometer 13 Segmen 38.
Korban diidentifikasi sebagai Pardi Wijaya, warga Kelurahan Batu Ampar. Pria paruh baya itu diketahui sedang memancing di Daerah Aliran Sungai (DAS) Selok Puda saat serangan predator ganas itu terjadi sekitar pukul 05.00 WITA.
Informasi mengenai insiden ini pertama kali menyebar dengan cepat di grup pesan WhatsApp Info Bencana Balikpapan. Laporan awal tersebut dikirimkan oleh KSPK Polsek Balikpapan Barat.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan segera melakukan verifikasi setelah menerima laporan tersebut. Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, mengonfirmasi adanya kejadian itu.
“Iya, ada laporan warga diterkam buaya," ujar Usman.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, dan warga sekitar langsung bergerak melakukan penyisiran. Tak lama berselang, sebagian tubuh korban berhasil ditemukan dalam kondisi yang sangat mengenaskan.
Menurut Humas Basarnas Balikpapan, Ratna, tim di lapangan masih terus melakukan pencarian untuk menemukan sisa bagian tubuh korban.
“Yang ditemukan baru sebagian tubuhnya, bagian kepala, dada bagian dalam, punggung dan lengan kanan," ungkap Ratna.
Ratna bilang, hingga Rabu (15/10/2025) pagi, pencairan sisa anggota tubuh korban masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan bersama warga sekitar.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Warga sekitar saat melakukan proses pencarian korban yang dimangsa buaya di kawasan Kariangau. (Foto: Grub Relawan/Seputarfakta.com)
Samarinda - Peristiwa tragis terjadi di perairan Sungai Selok, kawasan Kariangau, Balikpapan Barat. Seorang warga dilaporkan tewas setelah diterkam buaya saat sedang memancing seorang diri, Rabu (14/10/25) subuh.
Lokasi nahas itu berada di dekat area strategis, yakni di sekitar Tol Kilometer 13 Segmen 38.
Korban diidentifikasi sebagai Pardi Wijaya, warga Kelurahan Batu Ampar. Pria paruh baya itu diketahui sedang memancing di Daerah Aliran Sungai (DAS) Selok Puda saat serangan predator ganas itu terjadi sekitar pukul 05.00 WITA.
Informasi mengenai insiden ini pertama kali menyebar dengan cepat di grup pesan WhatsApp Info Bencana Balikpapan. Laporan awal tersebut dikirimkan oleh KSPK Polsek Balikpapan Barat.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan segera melakukan verifikasi setelah menerima laporan tersebut. Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, mengonfirmasi adanya kejadian itu.
“Iya, ada laporan warga diterkam buaya," ujar Usman.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, dan warga sekitar langsung bergerak melakukan penyisiran. Tak lama berselang, sebagian tubuh korban berhasil ditemukan dalam kondisi yang sangat mengenaskan.
Menurut Humas Basarnas Balikpapan, Ratna, tim di lapangan masih terus melakukan pencarian untuk menemukan sisa bagian tubuh korban.
“Yang ditemukan baru sebagian tubuhnya, bagian kepala, dada bagian dalam, punggung dan lengan kanan," ungkap Ratna.
Ratna bilang, hingga Rabu (15/10/2025) pagi, pencairan sisa anggota tubuh korban masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan bersama warga sekitar.
(Sf/Rs)