Cari disini...
Seputar Kaltim
Penampakan buaya di kawasan Pantai Corong, Kabupaten PPU. (Tangkapan layar video amatir warganet)
Penajam - Kemunculan buaya di pesisir Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali terjadi. Terbaru, buaya terlihat di kawasan Pantai Corong yang menjadi salah satu lokasi aktivitas masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila, mengatakan kemunculan buaya di pesisir bukan kejadian baru. Kondisi geografis PPU yang memiliki banyak sungai dan garis pantai panjang membuat sejumlah kawasan pesisir berpotensi menjadi jalur pergerakan buaya.
"Daerah yang dekat dengan sungai memang potensi muncul buaya tinggi. Pantai Corong itu terhubung dengan Sungai Tunan," kata Nurlaila, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, aktivitas masyarakat di sekitar habitat buaya serta pembangunan infrastruktur dapat mengganggu ruang hidup satwa tersebut. Kondisi itu berpotensi membuat buaya bergerak keluar dari habitatnya menuju perairan pesisir.
Karenanya, BPBD meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pesisir, terutama lokasi yang berdekatan dengan sungai atau muara.
Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)
BPBD juga menyiapkan pemasangan rambu peringatan di sejumlah titik yang rawan kemunculan buaya. Rambu serupa sebelumnya telah dipasang di kawasan Jalan Kapao Gunung Steleng, Pantai Lango dan Jenebora.
Khusus Pantai Corong, BPBD akan melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kondisi lokasi dan melihat kebutuhan pemasangan rambu tambahan.
"Kita identifikasi dulu di lapangan, menyesuaikan dengan data titik-titik yang sudah dipasang. Kalau memang dibutuhkan, kita pasang kembali," ujarnya.
Nurlaila mengatakan BPBD juga telah memesan sejumlah plang peringatan kawasan rawan buaya. Informasi dari pemerintah desa dan kelurahan akan menjadi salah satu acuan dalam menentukan titik pemasangan karena mereka paling mengetahui aktivitas warga dan kondisi wilayah setempat.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Penampakan buaya di kawasan Pantai Corong, Kabupaten PPU. (Tangkapan layar video amatir warganet)
Penajam - Kemunculan buaya di pesisir Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali terjadi. Terbaru, buaya terlihat di kawasan Pantai Corong yang menjadi salah satu lokasi aktivitas masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila, mengatakan kemunculan buaya di pesisir bukan kejadian baru. Kondisi geografis PPU yang memiliki banyak sungai dan garis pantai panjang membuat sejumlah kawasan pesisir berpotensi menjadi jalur pergerakan buaya.
"Daerah yang dekat dengan sungai memang potensi muncul buaya tinggi. Pantai Corong itu terhubung dengan Sungai Tunan," kata Nurlaila, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, aktivitas masyarakat di sekitar habitat buaya serta pembangunan infrastruktur dapat mengganggu ruang hidup satwa tersebut. Kondisi itu berpotensi membuat buaya bergerak keluar dari habitatnya menuju perairan pesisir.
Karenanya, BPBD meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pesisir, terutama lokasi yang berdekatan dengan sungai atau muara.
Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)
BPBD juga menyiapkan pemasangan rambu peringatan di sejumlah titik yang rawan kemunculan buaya. Rambu serupa sebelumnya telah dipasang di kawasan Jalan Kapao Gunung Steleng, Pantai Lango dan Jenebora.
Khusus Pantai Corong, BPBD akan melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kondisi lokasi dan melihat kebutuhan pemasangan rambu tambahan.
"Kita identifikasi dulu di lapangan, menyesuaikan dengan data titik-titik yang sudah dipasang. Kalau memang dibutuhkan, kita pasang kembali," ujarnya.
Nurlaila mengatakan BPBD juga telah memesan sejumlah plang peringatan kawasan rawan buaya. Informasi dari pemerintah desa dan kelurahan akan menjadi salah satu acuan dalam menentukan titik pemasangan karena mereka paling mengetahui aktivitas warga dan kondisi wilayah setempat.
(Sf/Lo)