Seputar Kaltim

    Buaya 3 Meter Resahkan Warga Gang Banua, 2 Kali Muncul di Permukiman

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    26 Oktober 2025 pukul 13:00 WITA

    Buaya yang terlihat di parit belakang rumah warga Gang Banua, Kecamatan Tanjung Redeb, Sabtu malam (25/10/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Warga Gang Banua, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau dibuat gempar dengan kemunculan seekor buaya berukuran sekitar tiga meter, Sabtu (25/10/2025) malam. 

    Hewan buas tersebut terlihat muncul di area permukiman penduduk dan sempat menampakkan diri di permukaan parit samping salah satu rumah warga sekitar pukul 23.15 WITA.

    Mengetahui hal itu, warga sekitar pun berbondong-bondong melakukan pencarian dan berupaya menangkap buaya yang meresahkan tersebut. Upaya pencarian berlangsung sekitar kurang lebih satu jam dan sempat berlangsung menegangkan.

    "Saya sempat melempar tombak ke arah buaya itu, tapi cuma mengenai bagian matanya. Saat dikejar, tombaknya malah memantul sampai mata tombaknya patah," tutur salah satu warga setempat, Ramdan. 

    Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, 

    kemunculan buaya tersebut pertama kali diketahui saat seorang anak bersama orang tuanya sedang melintasi jalanan tersebut, tapi mereka kaget karena kibasan ekor besar di dalam parit.

    "Pas dilihat ekornya mengibas di air cukup kuat," ujar saksi mata yang melihat langsung.

    Kemunculan buaya di kawasan ini pun bukan yang pertama kalinya. Ia mengatakan beberapa waktu lalu juga hewan buas tersebut terlihat di lokasi yang sama dan telah memangsa seekor biawak. Atas kemunculan hewan ini, warga telah melaporkan kepada pihak Damkar Berau.

    "Ini sudah kedua kalinya. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan apa pun. Kami di sini jadi takut, apalagi ketika hujan jadi was-was," tambahnya.

    Gang Banua dikenal sebagai kawasan padat penduduk, kondisi ini membuat warga semakin khawatir, terlebih ketika hujan turun dan air parit meluap hingga ke jalan. Mereka khawatir buaya kembali muncul bersamaan dengan naiknya air.

    “Kalau hujan deras, air bisa naik dan menggenangi jalan. Kami takut buayanya ikut keluar. Anak-anak sering main air waktu banjir, jangan sampai ada korban dulu baru ditangani. Kami minta buaya itu segera ditangkap karena sudah sangat meresahkan,” ujar warga lainnya, Fika.

    Warga pun berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk mengevakuasi buaya tersebut agar tidak membahayakan keselamatan penduduk sekitar.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Buaya 3 Meter Resahkan Warga Gang Banua, 2 Kali Muncul di Permukiman

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    26 Oktober 2025 pukul 13:00 WITA

    Buaya yang terlihat di parit belakang rumah warga Gang Banua, Kecamatan Tanjung Redeb, Sabtu malam (25/10/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Warga Gang Banua, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau dibuat gempar dengan kemunculan seekor buaya berukuran sekitar tiga meter, Sabtu (25/10/2025) malam. 

    Hewan buas tersebut terlihat muncul di area permukiman penduduk dan sempat menampakkan diri di permukaan parit samping salah satu rumah warga sekitar pukul 23.15 WITA.

    Mengetahui hal itu, warga sekitar pun berbondong-bondong melakukan pencarian dan berupaya menangkap buaya yang meresahkan tersebut. Upaya pencarian berlangsung sekitar kurang lebih satu jam dan sempat berlangsung menegangkan.

    "Saya sempat melempar tombak ke arah buaya itu, tapi cuma mengenai bagian matanya. Saat dikejar, tombaknya malah memantul sampai mata tombaknya patah," tutur salah satu warga setempat, Ramdan. 

    Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, 

    kemunculan buaya tersebut pertama kali diketahui saat seorang anak bersama orang tuanya sedang melintasi jalanan tersebut, tapi mereka kaget karena kibasan ekor besar di dalam parit.

    "Pas dilihat ekornya mengibas di air cukup kuat," ujar saksi mata yang melihat langsung.

    Kemunculan buaya di kawasan ini pun bukan yang pertama kalinya. Ia mengatakan beberapa waktu lalu juga hewan buas tersebut terlihat di lokasi yang sama dan telah memangsa seekor biawak. Atas kemunculan hewan ini, warga telah melaporkan kepada pihak Damkar Berau.

    "Ini sudah kedua kalinya. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan apa pun. Kami di sini jadi takut, apalagi ketika hujan jadi was-was," tambahnya.

    Gang Banua dikenal sebagai kawasan padat penduduk, kondisi ini membuat warga semakin khawatir, terlebih ketika hujan turun dan air parit meluap hingga ke jalan. Mereka khawatir buaya kembali muncul bersamaan dengan naiknya air.

    “Kalau hujan deras, air bisa naik dan menggenangi jalan. Kami takut buayanya ikut keluar. Anak-anak sering main air waktu banjir, jangan sampai ada korban dulu baru ditangani. Kami minta buaya itu segera ditangkap karena sudah sangat meresahkan,” ujar warga lainnya, Fika.

    Warga pun berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk mengevakuasi buaya tersebut agar tidak membahayakan keselamatan penduduk sekitar.

    (Sf/Lo)