Cari disini...
Seputar Kaltim
Lokasi hilangnya seorang bocah di Kelurahan Loa Tebu. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Seorang Bocah berusia 13 tahun dikabarkan hilang saat mandi di Sungai Mahakam, di perairan Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Selasa (27/5/2025).
Warga Loa Tebu, NW (30) mengatakan korban bersama teman-temannya sedang asyik mandi di sungai kawasan RT 10 sekitar pukul 17.30 WITA.
“Mulai tadi sore bocah ini memang sudah berenang terjun-terjunan di sungai, pas terjun nggak timbul, ada suara derum keramba yang jatuh ke air saat bocah itu berenang, suaranya keras sekali, ditakutkan bocah itu dihantam oleh derum keramba,” katanya.
Hingga kini proses pencarian masih berlangsung oleh petugas gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar. “Upaya pencarian masih terus dilakukan di sekitar lokasi terakhir diketahui tenggelam,” ucapnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat, terutama saat kondisi air sungai saat ini masih tinggi. Hingga berita ini ditulis seputarfakta.com masih melakukan pemantauan di lakosi kejadian.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Lokasi hilangnya seorang bocah di Kelurahan Loa Tebu. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Seorang Bocah berusia 13 tahun dikabarkan hilang saat mandi di Sungai Mahakam, di perairan Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Selasa (27/5/2025).
Warga Loa Tebu, NW (30) mengatakan korban bersama teman-temannya sedang asyik mandi di sungai kawasan RT 10 sekitar pukul 17.30 WITA.
“Mulai tadi sore bocah ini memang sudah berenang terjun-terjunan di sungai, pas terjun nggak timbul, ada suara derum keramba yang jatuh ke air saat bocah itu berenang, suaranya keras sekali, ditakutkan bocah itu dihantam oleh derum keramba,” katanya.
Hingga kini proses pencarian masih berlangsung oleh petugas gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar. “Upaya pencarian masih terus dilakukan di sekitar lokasi terakhir diketahui tenggelam,” ucapnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat, terutama saat kondisi air sungai saat ini masih tinggi. Hingga berita ini ditulis seputarfakta.com masih melakukan pemantauan di lakosi kejadian.
(Sf/Lo)