Cari disini...
Seputar Kaltim
Banjir yang menggenang di Jalan Labu Merah di Kelurahan Sempaja Timur, Selasa (28/1/2025) pagi. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Banjir kembali melanda wilayah Samarinda, tepatnya di Kelurahan Sempaja Timur. Data sementara yang dihimpun oleh BPBD Samarinda dan relawan mencatat sekitar 357 rumah terdampak banjir yang merendam sembilan RT di kawasan tersebut.
Seorang pedagang di Jalan Kastela Dua yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, air mulai menggenang sejak Senin (27/1/2025) pagi dan terus naik hingga malam hari.
“Ketinggian air mencapai 30 cm hingga satu setengah meter,” ungkapnya.
Adapun wilayah yang terdampak meliputi sejumlah jalan dan RT, di antaranya, Jalan Kastela 1-9, Bengkuring Raya, Jalan Asparagus, Jalan Terong
Sembilan RT yang terdampak banjir meliputi RT 32, 35, 36, 37, 38, 44, 45, 46, dan 50. Di kawasan RT 46, Jalan Bengkuring Raya, dan Jalan Kastela, banjir mencapai titik terparah.
BPBD Samarinda terus memantau kondisi di lapangan sambil berkoordinasi dengan relawan untuk memberikan bantuan bagi warga terdampak. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih mendata jumlah korban dan melakukan evakuasi di titik-titik banjir yang sulit diakses.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi di Samarinda dalam beberapa hari ke depan, sebagaimana diprediksi oleh BMKG. Bantuan darurat seperti dapur umum juga mulai disiapkan untuk membantu kebutuhan warga yang terisolasi akibat banjir ini.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Banjir yang menggenang di Jalan Labu Merah di Kelurahan Sempaja Timur, Selasa (28/1/2025) pagi. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Banjir kembali melanda wilayah Samarinda, tepatnya di Kelurahan Sempaja Timur. Data sementara yang dihimpun oleh BPBD Samarinda dan relawan mencatat sekitar 357 rumah terdampak banjir yang merendam sembilan RT di kawasan tersebut.
Seorang pedagang di Jalan Kastela Dua yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, air mulai menggenang sejak Senin (27/1/2025) pagi dan terus naik hingga malam hari.
“Ketinggian air mencapai 30 cm hingga satu setengah meter,” ungkapnya.
Adapun wilayah yang terdampak meliputi sejumlah jalan dan RT, di antaranya, Jalan Kastela 1-9, Bengkuring Raya, Jalan Asparagus, Jalan Terong
Sembilan RT yang terdampak banjir meliputi RT 32, 35, 36, 37, 38, 44, 45, 46, dan 50. Di kawasan RT 46, Jalan Bengkuring Raya, dan Jalan Kastela, banjir mencapai titik terparah.
BPBD Samarinda terus memantau kondisi di lapangan sambil berkoordinasi dengan relawan untuk memberikan bantuan bagi warga terdampak. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih mendata jumlah korban dan melakukan evakuasi di titik-titik banjir yang sulit diakses.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi di Samarinda dalam beberapa hari ke depan, sebagaimana diprediksi oleh BMKG. Bantuan darurat seperti dapur umum juga mulai disiapkan untuk membantu kebutuhan warga yang terisolasi akibat banjir ini.
(Sf/Rs)