Seputar Kaltim

    BPS Prediksi Puncak Panen Padi di Paser Terjadi Januari-Februari 2026

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    22 Desember 2025 pukul 18:10 WITA

    Pelaksanaan Survei KSA di Kabupaten Paser (Foto: Padliannor/Seputarfakta.com)

    Tana Paser - Masa panen padi di Kabupaten Paser diprediksi akan berada di puncak pada Januari sampai Februari 2026.

    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Paser, Bayu Agung Prasetyo menjelaskan pihaknya rutin melaksanakan survei setiap akhir bulan guna memastikan tahapan masa pertumbuhan padi dapat dipetakan.

    "Kami memiliki kegiatan Survei Kerangka Sampel Area (KSA) yang dilaksanakan setiap satu minggu di akhir bulan," kata Bayu Agung Prasetyo, Senin (22/12/2025).

    Tujuan untuk memastikan pertumbuhan padi sampai masa panen dan ketersediaannya dapat dipetakan dengan matang.

    Ia menjelaskan survei yang dilaksanakan memiliki sampel 37 segmen yang terbagi dalam 333 subsegmen dan tersebar di beberapa titik kecamatan di Paser.

    "Petugas di lapangan nantinya akan melihat pertumbuhan padi di wilayah tersebut sudah sampai mana. Dari pertumbuhan itu nanti akan didapat berapa jumlah padi yang akan dipanen dan diprediksi bulan pemanenannya," tambahnya.

    Ia menyebut masa panen padi di Paser diprediksi akan berada di puncak sekitar bulan Januari-Februari mendatang. Ini dikarenakan banyak daerah yang akan melakukan pemanenan pada bulan itu.

    "Walaupun tanaman padi itu musiman, antardaerah memiliki perbedaan bulan pemanenan. Biasanya puncak panen ada di bulan Januari-Februari karena pemanenan tiap daerah beririsan di bulan tersebut," tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    BPS Prediksi Puncak Panen Padi di Paser Terjadi Januari-Februari 2026

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    22 Desember 2025 pukul 18:10 WITA

    Pelaksanaan Survei KSA di Kabupaten Paser (Foto: Padliannor/Seputarfakta.com)

    Tana Paser - Masa panen padi di Kabupaten Paser diprediksi akan berada di puncak pada Januari sampai Februari 2026.

    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Paser, Bayu Agung Prasetyo menjelaskan pihaknya rutin melaksanakan survei setiap akhir bulan guna memastikan tahapan masa pertumbuhan padi dapat dipetakan.

    "Kami memiliki kegiatan Survei Kerangka Sampel Area (KSA) yang dilaksanakan setiap satu minggu di akhir bulan," kata Bayu Agung Prasetyo, Senin (22/12/2025).

    Tujuan untuk memastikan pertumbuhan padi sampai masa panen dan ketersediaannya dapat dipetakan dengan matang.

    Ia menjelaskan survei yang dilaksanakan memiliki sampel 37 segmen yang terbagi dalam 333 subsegmen dan tersebar di beberapa titik kecamatan di Paser.

    "Petugas di lapangan nantinya akan melihat pertumbuhan padi di wilayah tersebut sudah sampai mana. Dari pertumbuhan itu nanti akan didapat berapa jumlah padi yang akan dipanen dan diprediksi bulan pemanenannya," tambahnya.

    Ia menyebut masa panen padi di Paser diprediksi akan berada di puncak sekitar bulan Januari-Februari mendatang. Ini dikarenakan banyak daerah yang akan melakukan pemanenan pada bulan itu.

    "Walaupun tanaman padi itu musiman, antardaerah memiliki perbedaan bulan pemanenan. Biasanya puncak panen ada di bulan Januari-Februari karena pemanenan tiap daerah beririsan di bulan tersebut," tutupnya.

    (Sf/Lo)