Seputar Kaltim

    BPBD Kukar Siaga Hadapi Kemarau yang Diprediksi Terjadi Agustus 2024

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    24 Juli 2024 pukul 20:37 WITA

    Ilustrasi musim kemarau. (Foto: ACT/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai bersiaga untuk menghadapi musim kemarau pada Agustus 2024 mendatang.

    Kemarau ini berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

    Kepala BPBD Kukar, Setianto Nugroho Aji mengaku telah menyiapkan petugas yang akan bersiaga untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat kemarau.

    "Kami telah membentuk regu yang akan standby saat kemarau. Kalau berbicara wilayah yang rawan karhutla, itu ada di Kecamatan Muara Kaman, Kota Bangun dan lainnya," ucapnya, Rabu (24/7/2024).

    BPBD Kukar akan menyuplai air kepada sejumlah Kecamatan, terutama Kecamatan Sebulu dan Loa Kulu yang kesulitan mendapatkan air karena pipa dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak menjangkau semua desa.

    "Meski terdapat sumber mata air tetapi ketika musim kemarau akan kering, sehingga kami setiap hari harus mengirimkan air dalam skala lima ribu liter untuk digunakan oleh masyarakat setempat," terangnya.

    BPBD Kukar mengimbau masyarakat untuk lebih hemat saat menggunakan air saat kemarau, serta peka dengan lingkungan sekitarnya.

    Misalnya membersihkan lahan di sekitar rumah untuk mengantisipasi apabila terjadi kebakaran lahan agar tidak sampai merembet ke bangunan warga.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    BPBD Kukar Siaga Hadapi Kemarau yang Diprediksi Terjadi Agustus 2024

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    24 Juli 2024 pukul 20:37 WITA

    Ilustrasi musim kemarau. (Foto: ACT/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai bersiaga untuk menghadapi musim kemarau pada Agustus 2024 mendatang.

    Kemarau ini berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

    Kepala BPBD Kukar, Setianto Nugroho Aji mengaku telah menyiapkan petugas yang akan bersiaga untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat kemarau.

    "Kami telah membentuk regu yang akan standby saat kemarau. Kalau berbicara wilayah yang rawan karhutla, itu ada di Kecamatan Muara Kaman, Kota Bangun dan lainnya," ucapnya, Rabu (24/7/2024).

    BPBD Kukar akan menyuplai air kepada sejumlah Kecamatan, terutama Kecamatan Sebulu dan Loa Kulu yang kesulitan mendapatkan air karena pipa dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak menjangkau semua desa.

    "Meski terdapat sumber mata air tetapi ketika musim kemarau akan kering, sehingga kami setiap hari harus mengirimkan air dalam skala lima ribu liter untuk digunakan oleh masyarakat setempat," terangnya.

    BPBD Kukar mengimbau masyarakat untuk lebih hemat saat menggunakan air saat kemarau, serta peka dengan lingkungan sekitarnya.

    Misalnya membersihkan lahan di sekitar rumah untuk mengantisipasi apabila terjadi kebakaran lahan agar tidak sampai merembet ke bangunan warga.

    (Sf/By)