Seputar Kaltim

    BPBD Kukar Kerahkan Relawan Pantau Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Waspada Bencana Alam

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    08 Desember 2025 pukul 17:45 WITA

    Hujan lebat melanca Kecamatan Tenggarong. (Foto: Aan/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara (Kukar) mengerahkan semua relawan untuk terus memantau cuaca ekstrem dan mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap banjir dan tanah longsor. 

    Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Eko Suryawinata mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan upaya menghadapi cuaca ekstrem. Pihaknya juga telah membagikan informasi siaga hematologi melalui media sosial, termasuk edaran dan grup komunikasi internal se-Kukar.

    “Anggota selalu siaga, terutama saat muncul hujan deras atau angin kencang. Kami langsung patroli selama satu jam di area Tenggarong. Untuk wilayah luar Tenggarong, kami memantau lewat media sosial, grup bencana, hingga koordinasi dengan kecamatan dan desa,” kata Eko, Senin (8/12/2025).

    Kata dia, kondisi rawan kini berada di wilayah ulu Sungai Mahakam. Namun untuk wilayah Tenggarong, kondisi relatif lebih aman.

    Terkait prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), termasuk potensi hujan lebat di Kecamatan Kembang Janggut hingga Loa Janan, BPBD akan terus mengikuti pembaruan dan memantau potensi kenaikan air. “Pantau terkait kondisi alam ini kami lakukan berubah-ubah. Kadang pagi, kadang malam,” jelasnya.

    Eko juga memastikan komunikasi dengan relawan tetap berjalan aktif. BPBD memiliki grup relawan dari berbagai kelurahan dan kecamatan yang rutin memberikan laporan situasi. 

    Sejauh ini, kondisi Kukar masih terpantau aman. Namun BPBD tetap meminta warga meningkatkan kewaspadaan, mengingat puncak musim hujan diprediksi berlangsung hingga Januari mendatang.

    “Selalu waspada dan berhati-hati di musim ekstrem ini. Pantau terus sosial media, grup WA dan lainnya. Segera laporkan jika ada pohon tumbang, banjir masuk rumah, atau kejadian lain biar segera kami bergerak,” tutup Eko.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    BPBD Kukar Kerahkan Relawan Pantau Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Waspada Bencana Alam

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    08 Desember 2025 pukul 17:45 WITA

    Hujan lebat melanca Kecamatan Tenggarong. (Foto: Aan/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara (Kukar) mengerahkan semua relawan untuk terus memantau cuaca ekstrem dan mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap banjir dan tanah longsor. 

    Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Eko Suryawinata mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan upaya menghadapi cuaca ekstrem. Pihaknya juga telah membagikan informasi siaga hematologi melalui media sosial, termasuk edaran dan grup komunikasi internal se-Kukar.

    “Anggota selalu siaga, terutama saat muncul hujan deras atau angin kencang. Kami langsung patroli selama satu jam di area Tenggarong. Untuk wilayah luar Tenggarong, kami memantau lewat media sosial, grup bencana, hingga koordinasi dengan kecamatan dan desa,” kata Eko, Senin (8/12/2025).

    Kata dia, kondisi rawan kini berada di wilayah ulu Sungai Mahakam. Namun untuk wilayah Tenggarong, kondisi relatif lebih aman.

    Terkait prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), termasuk potensi hujan lebat di Kecamatan Kembang Janggut hingga Loa Janan, BPBD akan terus mengikuti pembaruan dan memantau potensi kenaikan air. “Pantau terkait kondisi alam ini kami lakukan berubah-ubah. Kadang pagi, kadang malam,” jelasnya.

    Eko juga memastikan komunikasi dengan relawan tetap berjalan aktif. BPBD memiliki grup relawan dari berbagai kelurahan dan kecamatan yang rutin memberikan laporan situasi. 

    Sejauh ini, kondisi Kukar masih terpantau aman. Namun BPBD tetap meminta warga meningkatkan kewaspadaan, mengingat puncak musim hujan diprediksi berlangsung hingga Januari mendatang.

    “Selalu waspada dan berhati-hati di musim ekstrem ini. Pantau terus sosial media, grup WA dan lainnya. Segera laporkan jika ada pohon tumbang, banjir masuk rumah, atau kejadian lain biar segera kami bergerak,” tutup Eko.

    (Sf/Lo)