Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim
Ilustrasi banjir kiriman yang melanda wilayah Kukar (Dok: Ansori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi banjir di sejumlah wilayah yang berada di sepanjang aliran Sungai Mahakam yang diprediksi akan terjadi pada Mei 2026.
Peringatan dini ini dikeluarkan menyusul tingginya curah hujan yang belakangan ini terjadi di wilayah hulu. Kondisi itu tentu dapat memicu kenaikan volume air Sungai Mahakam, sehingga dapat menyebabkan banjir kiriman yang saat ini diperkirakan sedang bergerak menuju wilayah hilir.
“Aliran Sungai Mahakam di bagian Tengah, yakni Kecamatan Teriing dan Long Iram, Kubar sudah tergenang 40-70 cm dan akan terus naik, sehingga wilayah hilir seperti Muara Pahu, Penyinggahan, Kukar dan Samarinda harus siaga menghadapi banjir kiriman,” ujar Koorlap BPBD Kukar, Eko Suryawinata, Kamis (21/5/2026).
Ia meminta masyarakat Kukar, terutama warga di wilayah hilir untuk melakukan tiga langkah penyelamatan untuk menghadapi potensi banjir kiriman tersebut.
Langkah-langkah yang perlu dilakukan yakni melakukan evakuasi secara mandiri dengan membawa lanjut usia, anak-anak, ibu hamil dan kelompok rentan ke lokasi yang lebih tinggi.
Kemudian mematikan aliran listrik rumah dan menaikkan dokumen serta elektronik ke area aman. Tidak hanya itu, warga juga diminta untuk mengikuti instruksi evakuasi dari tim lapangan BPBD setempat.
“Kami berharap warga dapat mengikuti dan menerapkan langkah-langkah itu sebagai upaya dalam menghadapi banjir kiriman,” tandasnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim

Ilustrasi banjir kiriman yang melanda wilayah Kukar (Dok: Ansori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi banjir di sejumlah wilayah yang berada di sepanjang aliran Sungai Mahakam yang diprediksi akan terjadi pada Mei 2026.
Peringatan dini ini dikeluarkan menyusul tingginya curah hujan yang belakangan ini terjadi di wilayah hulu. Kondisi itu tentu dapat memicu kenaikan volume air Sungai Mahakam, sehingga dapat menyebabkan banjir kiriman yang saat ini diperkirakan sedang bergerak menuju wilayah hilir.
“Aliran Sungai Mahakam di bagian Tengah, yakni Kecamatan Teriing dan Long Iram, Kubar sudah tergenang 40-70 cm dan akan terus naik, sehingga wilayah hilir seperti Muara Pahu, Penyinggahan, Kukar dan Samarinda harus siaga menghadapi banjir kiriman,” ujar Koorlap BPBD Kukar, Eko Suryawinata, Kamis (21/5/2026).
Ia meminta masyarakat Kukar, terutama warga di wilayah hilir untuk melakukan tiga langkah penyelamatan untuk menghadapi potensi banjir kiriman tersebut.
Langkah-langkah yang perlu dilakukan yakni melakukan evakuasi secara mandiri dengan membawa lanjut usia, anak-anak, ibu hamil dan kelompok rentan ke lokasi yang lebih tinggi.
Kemudian mematikan aliran listrik rumah dan menaikkan dokumen serta elektronik ke area aman. Tidak hanya itu, warga juga diminta untuk mengikuti instruksi evakuasi dari tim lapangan BPBD setempat.
“Kami berharap warga dapat mengikuti dan menerapkan langkah-langkah itu sebagai upaya dalam menghadapi banjir kiriman,” tandasnya.
(Sf/Rs)