Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul cuaca buruk dan angin kencang yang tengah melanda wilayah kota. Imbauan tersebut disampaikan oleh Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali saat ditemui awak media, Selasa (18/11/2025).
Menurut Usman, kondisi hidrometeorologi belakangan ini cukup mengkhawatirkan, sehingga masyarakat diharapkan berhati-hati dalam beraktivitas, baik untuk keselamatan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau kepada masyarakat Balikpapan agar waspada. Cuaca kurang baik dan angin cukup kencang. Harap berhati-hati, baik untuk diri sendiri maupun keluarga,” ucap Usman.
Dirinya juga menyoroti meningkatnya kejadian kebencanaan dalam satu bulan terakhir, khususnya kasus orang tenggelam yang jumlahnya cukup tinggi.
“Dalam satu bulan ini, kasus orang tenggelam cukup banyak. Karena itu kami minta para orang tua atau orang dewasa memperhatikan anak-anaknya,” tambahnya.
BPBD mencatat sedikitnya 10 korban tenggelam selama Oktober hingga November tujuh di antaranya anak-anak, dua orang dewasa, dan satu korban terkait serangan hewan buas.
Selain itu, BPBD telah memasang enam titik imbauan di lokasi-lokasi rawan, termasuk di area Waduk Km 8 Balikpapan Utara. Meski belum jelas siapa pemilik lahan waduk tersebut, Usman mengatakan pihaknya menemukan papan larangan di lokasi.
“Di Waduk Km 8 memang sudah ada tulisan dilarang melintas dan memancing. Sebelumnya tempat itu sering digunakan warga untuk memancing,” jelasnya.
Ia menambahkan, waduk tersebut terbentuk secara alami dari aliran air di wilayah Km 8 yang mengalir menuju kawasan Grand City, lalu diteruskan ke saluran perumahan sosial.
“BPBD berharap masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan agar kejadian tenggelam tidak kembali terulang. Semoga Balikpapan tetap dalam keadaan baik,” tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul cuaca buruk dan angin kencang yang tengah melanda wilayah kota. Imbauan tersebut disampaikan oleh Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali saat ditemui awak media, Selasa (18/11/2025).
Menurut Usman, kondisi hidrometeorologi belakangan ini cukup mengkhawatirkan, sehingga masyarakat diharapkan berhati-hati dalam beraktivitas, baik untuk keselamatan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau kepada masyarakat Balikpapan agar waspada. Cuaca kurang baik dan angin cukup kencang. Harap berhati-hati, baik untuk diri sendiri maupun keluarga,” ucap Usman.
Dirinya juga menyoroti meningkatnya kejadian kebencanaan dalam satu bulan terakhir, khususnya kasus orang tenggelam yang jumlahnya cukup tinggi.
“Dalam satu bulan ini, kasus orang tenggelam cukup banyak. Karena itu kami minta para orang tua atau orang dewasa memperhatikan anak-anaknya,” tambahnya.
BPBD mencatat sedikitnya 10 korban tenggelam selama Oktober hingga November tujuh di antaranya anak-anak, dua orang dewasa, dan satu korban terkait serangan hewan buas.
Selain itu, BPBD telah memasang enam titik imbauan di lokasi-lokasi rawan, termasuk di area Waduk Km 8 Balikpapan Utara. Meski belum jelas siapa pemilik lahan waduk tersebut, Usman mengatakan pihaknya menemukan papan larangan di lokasi.
“Di Waduk Km 8 memang sudah ada tulisan dilarang melintas dan memancing. Sebelumnya tempat itu sering digunakan warga untuk memancing,” jelasnya.
Ia menambahkan, waduk tersebut terbentuk secara alami dari aliran air di wilayah Km 8 yang mengalir menuju kawasan Grand City, lalu diteruskan ke saluran perumahan sosial.
“BPBD berharap masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan agar kejadian tenggelam tidak kembali terulang. Semoga Balikpapan tetap dalam keadaan baik,” tutupnya.
(Sf/Rs)