Seputar Kaltim

    Bontang Siapkan “Sekolah Rakyat” untuk Anak Kurang Mampu, Target Tekan Kemiskinan Sampai 5 Persen

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    05 Februari 2026 pukul 20:43 WITA

    Rapat pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) proyek strategis ini di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota Bontang. (Foto: Setda Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR), fasilitas pendidikan khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. 

    Program ini diposisikan sebagai instrumen utama memutus rantai kemiskinan lewat jalur pendidikan.

    Pembahasan proyek tersebut kini masuk tahap penataan ruang. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris memimpin langsung rapat Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Kantor Wali Kota, Kamis (5/2/2026).

    Menurut Agus, sekolah ini ditujukan khusus bagi anak dari keluarga prasejahtera, terutama kelompok desil 1 dan 2. Pemerintah daerah menilai intervensi pendidikan jangka panjang diperlukan agar kemiskinan tidak terus berulang antargenerasi.

    “Kemiskinan kita memang turun ke kisaran 8–9 persen. Tapi sebagai kota dengan kapasitas fiskal kuat, idealnya bisa ditekan sampai 5 persen. Sekolah Rakyat ini bagian dari strategi itu,” kata Agus Haris.

    Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) bersama PUPR telah menyiapkan lahan seluas 8 hektare. Area tersebut akan dibagi untuk kompleks sekolah dan hunian pendukung.

    Proses teknis dan perizinan ditargetkan rampung dalam 45 hari. Pemerintah mempercepat tahapan yang biasanya memakan waktu sekitar tiga bulan.

    Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dasuki mengatakan seluruh organisasi perangkat daerah diminta bekerja paralel. Meski surat penetapan resmi dari Kementerian Sosial belum terbit, pemerintah daerah mulai menyiapkan seluruh dokumen pendukung.

    “Estimasi teknis kita percepat dari tiga bulan menjadi satu setengah bulan. Kita ingin akselerasi,” ujar Dasuki.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Bontang Siapkan “Sekolah Rakyat” untuk Anak Kurang Mampu, Target Tekan Kemiskinan Sampai 5 Persen

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    05 Februari 2026 pukul 20:43 WITA

    Rapat pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) proyek strategis ini di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota Bontang. (Foto: Setda Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR), fasilitas pendidikan khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. 

    Program ini diposisikan sebagai instrumen utama memutus rantai kemiskinan lewat jalur pendidikan.

    Pembahasan proyek tersebut kini masuk tahap penataan ruang. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris memimpin langsung rapat Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Kantor Wali Kota, Kamis (5/2/2026).

    Menurut Agus, sekolah ini ditujukan khusus bagi anak dari keluarga prasejahtera, terutama kelompok desil 1 dan 2. Pemerintah daerah menilai intervensi pendidikan jangka panjang diperlukan agar kemiskinan tidak terus berulang antargenerasi.

    “Kemiskinan kita memang turun ke kisaran 8–9 persen. Tapi sebagai kota dengan kapasitas fiskal kuat, idealnya bisa ditekan sampai 5 persen. Sekolah Rakyat ini bagian dari strategi itu,” kata Agus Haris.

    Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) bersama PUPR telah menyiapkan lahan seluas 8 hektare. Area tersebut akan dibagi untuk kompleks sekolah dan hunian pendukung.

    Proses teknis dan perizinan ditargetkan rampung dalam 45 hari. Pemerintah mempercepat tahapan yang biasanya memakan waktu sekitar tiga bulan.

    Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dasuki mengatakan seluruh organisasi perangkat daerah diminta bekerja paralel. Meski surat penetapan resmi dari Kementerian Sosial belum terbit, pemerintah daerah mulai menyiapkan seluruh dokumen pendukung.

    “Estimasi teknis kita percepat dari tiga bulan menjadi satu setengah bulan. Kita ingin akselerasi,” ujar Dasuki.

    (Sf/Lo)