Seputar Kaltim

    Bontang Raih Peringkat 1 Kota Paling Berkelanjutan di UI GreenCityMetric 2025

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    03 Oktober 2025 pukul 13:19 WITA

    Pengumuman dan pemberian anugrah UI GreenCityMetric 2025. (Foto: Pemkot Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang meraih peringkat satu sebagai Kota Paling Berkelanjutan dalam Bidang Penataan Ruang dan Infrastruktur dalam ajang penghargaan UI GreenCityMetric 2025. 

     Penghargaan ini diterima pada acara penganugerahan yang diselenggarakan di Madiun, Kamis (2/10/2025).

    UI GreenCityMetric sendiri merupakan sebuah inisiatif pemeringkatan yang diinisiasi oleh Universitas Indonesia (UI) untuk mengukur dan memetakan kondisi serta kebijakan kota dan kabupaten di Indonesia berdasarkan prinsip-prinsip keberlanjutan.  

    Pencapaian ini mengukuhkan posisi Kota Bontang sebagai salah satu kota di Indonesia yang memiliki komitmen tinggi dan aksi nyata dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

    Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bontang, Sony Suwito Adicahyono mengatakan, pencapaian ini terasa istimewa mengingat karakter Kota Bontang yang merupakan kota industri berbasis migas dan kondensat. 

    Penghargaan ini menjadi bukti bahwa status sebagai kota industri dan jasa, sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), tetap dapat berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan melalui komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

    “Penghargaan ini didedikasikan untuk seluruh warga Kota Bontang yang telah turut serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan kota tercinta,” ujar Sony.

    Adapun indikator penilaian dari penghargaan tersebut dilakukan secara objektif dan komprehensif melalui enam kategori, di antaranya Penataan Ruang dan Infrastruktur (SI), Energi dan Perubahan Iklim (EC), Tata Kelola Sampah dan Limbah (WS), Tata Kelola Air (WR), Akses dan Mobilitas (TR), Tata Pamong (GV).

    Penghargaan ini menjadi salah satu tolok ukur bagi pemerintah daerah dalam mengevaluasi dan meningkatkan upaya-upaya pembangunan yang selaras dengan pelestarian lingkungan hidup.

    Selain itu, secara umum Kota Bontang masuk peringkat 14 sebagai kota paling berkelanjutan dalam UI GreenCityMetric 2025.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Bontang Raih Peringkat 1 Kota Paling Berkelanjutan di UI GreenCityMetric 2025

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    03 Oktober 2025 pukul 13:19 WITA

    Pengumuman dan pemberian anugrah UI GreenCityMetric 2025. (Foto: Pemkot Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang meraih peringkat satu sebagai Kota Paling Berkelanjutan dalam Bidang Penataan Ruang dan Infrastruktur dalam ajang penghargaan UI GreenCityMetric 2025. 

     Penghargaan ini diterima pada acara penganugerahan yang diselenggarakan di Madiun, Kamis (2/10/2025).

    UI GreenCityMetric sendiri merupakan sebuah inisiatif pemeringkatan yang diinisiasi oleh Universitas Indonesia (UI) untuk mengukur dan memetakan kondisi serta kebijakan kota dan kabupaten di Indonesia berdasarkan prinsip-prinsip keberlanjutan.  

    Pencapaian ini mengukuhkan posisi Kota Bontang sebagai salah satu kota di Indonesia yang memiliki komitmen tinggi dan aksi nyata dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

    Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bontang, Sony Suwito Adicahyono mengatakan, pencapaian ini terasa istimewa mengingat karakter Kota Bontang yang merupakan kota industri berbasis migas dan kondensat. 

    Penghargaan ini menjadi bukti bahwa status sebagai kota industri dan jasa, sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), tetap dapat berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan melalui komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

    “Penghargaan ini didedikasikan untuk seluruh warga Kota Bontang yang telah turut serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan kota tercinta,” ujar Sony.

    Adapun indikator penilaian dari penghargaan tersebut dilakukan secara objektif dan komprehensif melalui enam kategori, di antaranya Penataan Ruang dan Infrastruktur (SI), Energi dan Perubahan Iklim (EC), Tata Kelola Sampah dan Limbah (WS), Tata Kelola Air (WR), Akses dan Mobilitas (TR), Tata Pamong (GV).

    Penghargaan ini menjadi salah satu tolok ukur bagi pemerintah daerah dalam mengevaluasi dan meningkatkan upaya-upaya pembangunan yang selaras dengan pelestarian lingkungan hidup.

    Selain itu, secara umum Kota Bontang masuk peringkat 14 sebagai kota paling berkelanjutan dalam UI GreenCityMetric 2025.

    (Sf/Lo)