Seputar Kaltim

    Bontang Raih Penghargaan Terbaik II TP2DD Kaltim–Kaltara 2025

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    04 Februari 2026 pukul 21:47 WITA

    Pj Sekda Kota Bontang, Akhmad Suharto saat menerima penghargaan sebagai Terbaik TP2DD se-Kaltim-Kaltara Tahun 2025. (Foto: Setda Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang meraih penghargaan Terbaik II kategori kota dalam ajang Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2025. 

    Penghargaan diterima Penjabat Sekretaris Daerah Bontang, Akhmad Suharto dalam forum High Level Meeting (HLM) dan High Level Forum Multi Shareholder Gathering yang digelar Bankaltimtara, Selasa (3/2/2026).

    Penghargaan diserahkan Direktur Bisnis dan Syariah Bankaltimtara, Muhammad Edwin pada kegiatan yang berlangsung 3-4 Februari 2026 di Hotel Novotel Balikpapan. Forum tersebut mengusung tema percepatan digitalisasi daerah untuk memperkuat ekonomi Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltara).

    Akhmad Suharto mengatakan forum ini menjadi momentum memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendorong digitalisasi transaksi keuangan. 

    “Melalui HLM ini, kita memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan ekosistem digital daerah yang inklusif. Tujuannya jelas, yakni optimalisasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan ketahanan ekonomi daerah,” ujar Akhmad Suharto.

    Menurut dia, digitalisasi dibutuhkan untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan pajak serta retribusi daerah. “Arah kebijakan kita adalah mendorong transaksi non-tunai agar pengelolaan keuangan daerah makin akuntabel,” kata dia.

    Agenda forum mencakup diskusi panel mengenai Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI serta strategi optimalisasi peran TP2DD di daerah. Kegiatan ini dihadiri perwakilan pemerintah pusat serta pemerintah daerah se-Kaltim dan Kaltara.

    Dalam kegiatan tersebut, Suharto didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah Bontang, Natalia Trisnawati, Sekretaris Bapenda, Muhammad Syaifullah, Kepala BPKAD, Muhammad Syahbirin, serta jajaran Bankaltimtara Cabang Bontang.

    Penghargaan ini menambah capaian Bontang di bidang digitalisasi keuangan daerah. Sebelumnya pemerintah kota juga meraih penghargaan Terbaik II kategori kota TP2DD se-Kalimantan 2025 dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Bontang Raih Penghargaan Terbaik II TP2DD Kaltim–Kaltara 2025

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    04 Februari 2026 pukul 21:47 WITA

    Pj Sekda Kota Bontang, Akhmad Suharto saat menerima penghargaan sebagai Terbaik TP2DD se-Kaltim-Kaltara Tahun 2025. (Foto: Setda Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang meraih penghargaan Terbaik II kategori kota dalam ajang Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2025. 

    Penghargaan diterima Penjabat Sekretaris Daerah Bontang, Akhmad Suharto dalam forum High Level Meeting (HLM) dan High Level Forum Multi Shareholder Gathering yang digelar Bankaltimtara, Selasa (3/2/2026).

    Penghargaan diserahkan Direktur Bisnis dan Syariah Bankaltimtara, Muhammad Edwin pada kegiatan yang berlangsung 3-4 Februari 2026 di Hotel Novotel Balikpapan. Forum tersebut mengusung tema percepatan digitalisasi daerah untuk memperkuat ekonomi Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltara).

    Akhmad Suharto mengatakan forum ini menjadi momentum memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendorong digitalisasi transaksi keuangan. 

    “Melalui HLM ini, kita memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan ekosistem digital daerah yang inklusif. Tujuannya jelas, yakni optimalisasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan ketahanan ekonomi daerah,” ujar Akhmad Suharto.

    Menurut dia, digitalisasi dibutuhkan untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan pajak serta retribusi daerah. “Arah kebijakan kita adalah mendorong transaksi non-tunai agar pengelolaan keuangan daerah makin akuntabel,” kata dia.

    Agenda forum mencakup diskusi panel mengenai Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI serta strategi optimalisasi peran TP2DD di daerah. Kegiatan ini dihadiri perwakilan pemerintah pusat serta pemerintah daerah se-Kaltim dan Kaltara.

    Dalam kegiatan tersebut, Suharto didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah Bontang, Natalia Trisnawati, Sekretaris Bapenda, Muhammad Syaifullah, Kepala BPKAD, Muhammad Syahbirin, serta jajaran Bankaltimtara Cabang Bontang.

    Penghargaan ini menambah capaian Bontang di bidang digitalisasi keuangan daerah. Sebelumnya pemerintah kota juga meraih penghargaan Terbaik II kategori kota TP2DD se-Kalimantan 2025 dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

    (Sf/Lo)