Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dalam kegiatan Pelatihan Luring Microsoft Elevate: AI for Educators. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Pelatihan Luring Microsoft Elevate: AI for Educators yang bertujuan merancang ekosistem kecerdasan buatan (AI) di bidang pendidikan.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai 12-13 Januari 2026 dan menargetkan 200 peserta, yakni tenaga pendidik dan guru perwakilan satuan pendidikan di lingkungan Pemkot Bontang. Pelatihan ini dirancang kolaboratif antar Disdikbud Kota Bontang dan PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI).
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan, dunia pendidikan kini menghadapi berbagai tantangan, terutama kesenjangan keterampilan digital. Tidak semua tenaga pendidik dan peserta didik memiliki akses dan kemampuan teknologi yang memadai. Selain itu, pola pembelajaran telah berubah dari konvensional menuju digital dan hybrid.
“Dibutuhkan kesiapan, adaptasi, serta peningkatan kompetensi yang berkelanjutan. Sebagai salah satu kota pendidikan, Bontang berkomitmen untuk terus adaptif terhadap perubahan zaman. Kehadiran program Microsoft Elevate menjadi solusi strategis dalam menjawab tantangan peningkatan kompetensi digital di abad ke-21,” ujar Neni.
Program ini menekankan pemberdayaan para edukator untuk memanfaatkan AI dalam memecahkan masalah nyata di bidang pendidikan, melalui peningkatan keterampilan teknologi, literasi digital dan pembelajaran berbasis studi kasus.
Menurut Neni, program ini sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia Bontang sekaligus mendukung transformasi pendidikan berbasis digital.
Pelatihan terbagi dalam dua batch, masing-masing diikuti 100 peserta. Neni juga mengucapkan selamat mengikuti kegiatan kepada peserta batch pertama, yang hari ini resmi membuka pelatihan, sementara batch kedua dijadwalkan besok.
“Harapannya kesempatan baik ini dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tutup Neni.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dalam kegiatan Pelatihan Luring Microsoft Elevate: AI for Educators. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Pelatihan Luring Microsoft Elevate: AI for Educators yang bertujuan merancang ekosistem kecerdasan buatan (AI) di bidang pendidikan.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai 12-13 Januari 2026 dan menargetkan 200 peserta, yakni tenaga pendidik dan guru perwakilan satuan pendidikan di lingkungan Pemkot Bontang. Pelatihan ini dirancang kolaboratif antar Disdikbud Kota Bontang dan PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI).
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan, dunia pendidikan kini menghadapi berbagai tantangan, terutama kesenjangan keterampilan digital. Tidak semua tenaga pendidik dan peserta didik memiliki akses dan kemampuan teknologi yang memadai. Selain itu, pola pembelajaran telah berubah dari konvensional menuju digital dan hybrid.
“Dibutuhkan kesiapan, adaptasi, serta peningkatan kompetensi yang berkelanjutan. Sebagai salah satu kota pendidikan, Bontang berkomitmen untuk terus adaptif terhadap perubahan zaman. Kehadiran program Microsoft Elevate menjadi solusi strategis dalam menjawab tantangan peningkatan kompetensi digital di abad ke-21,” ujar Neni.
Program ini menekankan pemberdayaan para edukator untuk memanfaatkan AI dalam memecahkan masalah nyata di bidang pendidikan, melalui peningkatan keterampilan teknologi, literasi digital dan pembelajaran berbasis studi kasus.
Menurut Neni, program ini sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia Bontang sekaligus mendukung transformasi pendidikan berbasis digital.
Pelatihan terbagi dalam dua batch, masing-masing diikuti 100 peserta. Neni juga mengucapkan selamat mengikuti kegiatan kepada peserta batch pertama, yang hari ini resmi membuka pelatihan, sementara batch kedua dijadwalkan besok.
“Harapannya kesempatan baik ini dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tutup Neni.
(Sf/Lo)